Warga Leuwiliang Antusias Divaksin Tahap Kedua

Mediabogor.co, BOGOR – Warga Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor sangat antusias mengikuti program vaksinasi covid-19. Hal itu dilihat dari jumlah warga yang divaksin mencapai 80,5 persen dari target sasaran 2.000 orang.

“Memang cukup antusiasme sekali karena hari pertama Senin kemarin mencapai 829 orang rinciannya untuk dosis pertama 780 orang dan dosis kedu 49 orang. Dan hari ini di angka 821 orang untuk dosis pertama 768 orang dan dosis kedua 53 orang,” kata Kepala Puskesmas Leuwiliang Drg James kepada Mediabogor, Rabu (14/7/2021).

James menambahkan, pihaknya sempat kesulitan dengan target sasaran 2.000 orang. Setelah bekerjasama dengan guru dan aparatur desa, warga pun akhirnya berbondong-bondong mengikuti vaksinasi.

“Alhamdulillah walaupun masih di bawah target tapi secara antusiasme masyarakat sangat tinggi, dibandingkan ketika saya mengadakan vaksinasi di puskesmas, karena di puskesmas kita undang paling yang datang 150 orang,” ungkapnya.

Untuk vaksinator, lanjut James, pihaknya juga bekerjasama dengan para guru di samping tenaga kesehatan yang ada. Hal itu untuk membantu, proses vaksinasi agar berjalan cepat.

“Tenaga kerja vaksinasi massal di Kecamatan Leuwiliang ini banyak yang terlibat dari para guru, tiga nakes Puskesmas yang ada di Leuwiliang serta dari swasta yang kita undang orang-orang kesehatan yang turut membantu dalam pelaksanaan vaksinasi massal,” tambahnya.

Di sisi lain, sejauh ini tidak ditemukan adanya warga yang mengeluhkan gejala yang fatal usai menjalani vaksinasi. Tetapi, pihaknya tetap menyediakan KIPI bagi masyarakat yang sudah divaksin.

“Pemantauan observasi orang yang sudah melakukan vaksinasi antara 15 sampai 30 menit tidak ada gejala dinyatakan sehat dan boleh pulang,” tuturnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau agar masyarakat mau dan tidak perlu khawatir divaksin karena aman dan halal. Terlebih, vaksin ini memberikan banyak manfaat di tengah pandemi covid-19.

“Kebetulan saya jadi saksi kejamnya covid-19, satu bulan yang lalu kita dirawat di ICU Persahabatan dengan kondisi yang gagal nafas tapi karena Obat-obatan saya bisa selamat dan saya sudah melakukan vaksinasi dua kali, kalau melihat urutan jaman dulu sebelum divaksin sudah pada meninggal, ketika kami sudah melakukan vaksinasi dua kali tidak 100 persen terhindar dari covid-19 tapi minimal tidak terlalu parah dan bisa lebih bertahan,” tutup James. (Agil)

Berita Terkait

Berikan Komentar