Warga Ciampea Udik Tuntut Kompensasi dari Pembangunan Tower BTS

Mediabogor.co, BOGOR – Puluhan warga Kampung Caringin jangkung RT 02, RW 03 RW 06 Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendatangi pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) Indosat dengan tinggi 50 meter. Akibat kecemburuan sosial tidak dapat kompensasi pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS). Mereka menuntut pembangunan dihentikan sebelum pihak pengembang menyelesaikan permasalah dengan warga.

“Kami ibu-ibu ini menuntut kepada pihak pengembang agar pembagian kompesasi secara adil karena ada Masyarakat termasuk saya yang dekat dengan pembangunan tower tidak dapat kompensasi, malah yang jauh dari pembangunan tower dapat, ” kata Heni (38) kepada awak wartawan, Kamis (18/03/2021).

Kepala Desa Ciampea Udik Cecep Basyarudin mengatakan, pihaknya telah melakukan mediasi dengan musyawarah kepada para warga dengan pihak pengembang BTS. Hasilnya, meminta kepada pengembang untuk segera memberikan kompensasi kepada warga yang benar-benar terkena dampak pembangunan tower tersebut.

Kadar Risman ketua tim pengembang BST menjelaskan, pihak pengembang sudah bersosialisasi kepada masyarakat dan tempuh tali asih kepada warga dari lingkungan sudah beres semua, malah saya baru dengar di luar radius merasa terdampak.

“Saya sudah memberi peluang kepada tokoh pemuda yang ingin bekerja menurunkan bahan bangunan besi tower dari truk dan terkait dengan adanya sekolahan sudah di wakilkan oleh guru yang tinggal disitu,” kata dia.

“Komite jadi ada dua guru serta yayasan jadi intinya tali asih nya sudah diterima oleh mereka dan sudah tanda tangan,” jelas dia.

” Jadi pada intinya kita sebagai pengembang akan memberikan tali asih yang benar-benar belum mendapatkan dengan radius tower yang nanti kita bamgun,”pungkasnya. ( Agil).

Berita Terkait

Berikan Komentar