
Wanita Tewas di Bawah Tol BORR Bogor Dibunuh Teman Sendiri, Motif Sakit Hati Diejek Tak Punya Orang Tua
Mediabogor.co. BOGOR – Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil menangkap seorang pria berinisial MF alias AMB (26) yang diduga melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial AAA (25). Korban ditemukan tewas tergeletak di bawah Tol BORR kawasan Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (23/5/2026) dini hari.
Kapolresta Bogor Kota, Rio Wahyu Anggoro mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 03.00 WIB.
“Kami menerima Laporan Polisi masuk dengan nomor LP/B/355/V/2026/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT yang dilaporkan saudara Samsudin pukul 03.00 WIB di Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor,” ujarnya kepada media, Senin 25 Mei 2026.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan seorang wanita dalam kondisi tidak bernyawa di jalan raya. Petugas kemudian melakukan identifikasi korban dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
“Hasil identitas korban berinisial AAA (25) dan identitas tersangka MF alias AMB (26). Setelah menerima laporan kami langsung melakukan olah TKP, mengidentifikasi dan memeriksa seluruh saksi hingga didapati bahwa terduga pelaku adalah MF,” jelasnya.
Sekitar pukul 04.00 WIB, Polresta Bogor Kota berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat dan tim Jatanras untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Alhamdulillah pelaku ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di Tol Cisumdawu saat hendak menuju Garut,” katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati tersangka terhadap ucapan korban. Keduanya diketahui merupakan teman semasa SMK yang kembali berkomunikasi melalui direct message (DM) Instagram setelah lama tidak berhubungan.
Pada 2 Mei 2026, korban dan tersangka sempat bertemu di kawasan Air Mancur, Kota Bogor. Dalam pertemuan itu, korban disebut sempat menanyakan keberadaan orang tua tersangka.
“Menurut keterangan pelaku, korban sempat mengatakan ‘Kasian banget tidak punya orang tua’. Ucapan itu membuat tersangka menyimpan rasa sakit hati yang mendalam,” ungkap Rio.
Dua pekan kemudian, tersangka kembali mengajak korban bertemu. Namun pada pertemuan kedua itu, pelaku ternyata telah menyiapkan sejumlah peralatan untuk melancarkan aksinya.
“Tersangka memperlihatkan golok kepada korban dan mengancam akan melakukan pembunuhan. Tersangka juga meminta uang sebagai syarat damai, namun korban menolak,” jelasnya.
Aksi pembunuhan terjadi di dalam mobil korban di wilayah Pakansari, Cibinong. Korban dieksekusi menggunakan dasi berwarna biru yang telah dipersiapkan tersangka.
“Korban dijerat hingga tidak sadarkan diri, kemudian dibawa berkeliling menggunakan mobil. Saat memasuki kawasan Yasmin atau Jalan Sholeh Iskandar, menurut pengakuan tersangka korban sempat bergerak sehingga korban dijatuhkan dari atas tol,” katanya.
Usai membuang korban, tersangka membawa kabur mobil Toyota Yaris milik korban menuju arah Garut. Polisi berhasil melacak pergerakan pelaku melalui rekaman CCTV di sepanjang jalan tol.
Saat hendak ditangkap, tersangka disebut tidak kooperatif dan sempat membahayakan pengendara lain.
“Ketika dilakukan penangkapan, mobil yang dikendarai tersangka tidak mau berhenti dan membahayakan keselamatan kendaraan lain sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur,” ujar Rio.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa golok, dasi biru, mobil Toyota Yaris milik korban, tas, dompet serta uang korban sebesar Rp4 juta yang diambil pelaku.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 479 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian, Pasal 466 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, serta Undang-Undang Darurat RI Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam.
“Tersangka terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun,” tutupnya.
Berikan Komentar