Usai Kunjungan Kerja ke Luar Kota, Anggota DPRD Kota Bogor Dicek Kesehatannya
Usai Kunjungan Kerja ke Luar Kota, Anggota DPRD Kota Bogor Dicek Kesehatannya
Mediabogor.id, BOGOR- Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, dilakukan pemeriksaan tes kesehatan. Tes dilakukan mulai dari pengukuran tensi darah, cek suhu badan menggunakan alat Thermometer Infrared Carezoe, kemudian terakhir dilakukan pengecekan darah untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh. Hasil cek darah akan diketahui satu hari setelah pemeriksaan.
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, sesuai tugas dan tupoksi DPRD adalah menerima tamu atau menemui banyak orang, termasuk juga melakukan kunjungan kerja ke daerah lain.
“Maka hari ini DPRD Kota Bogor melakukan tes kesehatan sekaligus juga bersama sekretariat dewan dan para wartawan maupun pihak yang sering berinteraksi di DPRD,” kata dia.
“Harapanya adalah kita bisa melakukan langkah prefentif apabila perlu ada langkah yang harus waspadai,” katanya.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan DPRD ini menjadi salah satu upaya dalam membantu pemerintah Kota Bogor maupun pusat untuk memaksimalkan penanganan pencegahan penyebaran virus corona. “Kita bekerjasama dengan DPRD dalam pemeriksaan kesehatan ini. Semoga hasilnya semua dalam keadaan kondisi baik. Soal corona ini, kita harus tetap waspada dan menjaga kesehatan dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid pencegahan dan penanggulangan penyakit Dinkes Kota Bogor, dr. Oki Kurniawan menuturkan, pemeriksaaan kesehatan ini permintaan dari anggota dewan, karena mereka baru saja pulang dari kunjungan kerja, ada yang dari NTB ataupun daerah lainnya.
“Jadi hari ini kita hanya pemeriksaan fisik tensi dan suhu. Kemudian untuk lab nya kita hanya melakukan pemeriksaan terdiri dari H2TL. Itu hanya untuk melihat apakah ada inveksi atau tidak,” jelasnya.
Pemeriksaan yang dilakukan juga sebagai salah satu usaha antisipasi terhadap virus corona. “Ini pemeriksaan awalnya, sebelum menuju ke langkah selanjutnya. Kalau hasilnya sehat, insya Allah tidak berlanjut dan NTB pun bukan daerah yang merah corona yaa, berbeda dengan Bali,” tandasnya.
Salah satu wartawan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, Syarif Hidayatullah mengucapkan terima kasih sudah difasilitasi oleh DPRD, sehingga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Pemeriksaan ini sangat bagus dan bermanfaat, karena kita wartawan setiap hari liputan di lapangan. Orang lain menjauhi corona, wartawan malah mendekati corona karena tugas liputan. Saya bersyukur bisa diperiksa kesehatan saya ini,” tuturnya.
Jurnalis yang bekerja di Harian PAKAR ini berharap, teman teman wartawan lainnya ikut memeriksakan kesehatannya untuk menjaga agar tidak terpapar corona. “Harus selalu diperiksa supaya aman kondisi tubuh kita,” imbuhnya. (Nick)
Berikan Komentar