Tiga Hari Mogok, Tahu Tempe Kembali Ada di Pasar Dengan Harga Masih Tinggi

Mediabogor.co, BOGOR – Setelah tiga hari tahu tempe sangat langka di pasar-pasar tradisional, bahkan dalam pantauan awak media memang tidak ada sama sakali, hari ini Kamis, (24/2/2022) kini tahu tempe kembali beredar di pasar.

Seperti di Pasar Rakyat Tradisional Ciseeng Kabupaten Bogor, sejumlah pedagang tahu dan tempe sudah kembali berjualan meskipun barang yang didagangkan tidak banyak serta ukuran tidak seperti biasanya disebabkan harga kedelai yang masih mahal tidak kunjung turun sehingga produksi pun dikurangin.

“Udah ada lagi, kemarin saya beli di pasar tempe dan tahu gak ada sekarang ada lagi tapi sedikit untuk harga masih tapi ukurannya makin kecil katanya kacang kedelai masih mahal,”kata Nurida kepada wartawan.

Nurida berharap pasokan tahu dan tempe yang dijual dipasar tidak lagi sulit Seperti tiga hari kemarin, dan selaku masyarakat yang mengkonsumsi tahu dan tempe ia berharap harga kedelai normal agar tidak ada lagi kelangkaan tahu tempe.

“Dan tempe tahu gak kecil ukurannya,”katanya.

Sementara itu, Latif Pedagang tahu tempe mengaku, dalam aksi mogok kemarin yang dilakukan oleh pengrajin dan pedagang tidak ada dampak pengaruh dengan harga kedelai memang harganya masih tinggi bahkan saat ini sudah naik lagi sampai lima persen.

“Gak ngaruh dengan harga yang masih mahal dan bahkan meningkat sampai lima persen, untuk pengaruh malah ke penjualan hari ini sepi padahal gak banyak saya bawa dagangan tahu tempe ukuran kecil karena harga kedelai masih mahal,”katanya.

Latif berharap, pemeritah membuka telinga mendengar keluhan kami, agar mengambil sikap naik nya harga kacang kedelai yang semakin mengila kami selaku pedagang hanya bisa pasrah, pedagang tahu tempe jangan sampai nanti banyak yang gulung tikar,”tuturnya. ( Agil).

Berita Terkait

Berikan Komentar