Terpilih Aklamasi, Ajis Sarnata Jadi Ketua Matla’ul Anwar Kabupaten Bogor.
Mediabogor.co, BOGOR – Ajis Sarnata terpilih secara aklamasi sebagai ketua Matla’ul Anwar Kabupaten Bogor, pada Musyawarah Daerah (musda) Matla’ul Anwar XVII periode 2021-2026 di Sekolah Mathla’ul Anwar 08 Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, dengan terpilihnya kembali menjadi ketua Matla’ul Anwar kabupaten Bogor diharapkan agar melahirkan generasi penerus bangsa yang gemilang.
“Ya ini Musda ke-17 saya kira disetiap organisasi ada acar rutin restrukturisasi organisasi setiap lima tahun sekali ada beberapa program yang direncanakan oleh Matla’ul Anwar, saya kira ini hajat setiap organisasi,” ungkapnya, Minggu (17/10/2021).
Ia menjelaskan dengan terpilihnya secara aklamasi agar tidak terjadi perpecahan dalam suatu organisasi, sehingga hal ini menjadi langkah positif dalam suatu organisasi.
“Saya Karena ini aklamasi ya, saya kira ini suatu kebiasaan yang memang perlu dibiasakan oleh organisasi agar tidak ada perpecahan, karna kalo pemilihan secara langsung ada efeknya, kalo seperti ini kan enak berkumpul, bersatu, semua saling bahu-membahu insyaallah bisa saling bersinergi dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Matla’ul Anwar Kabupaten Bogor Ajis Sarnata mengatakan, pertama-tama dirinya meucapkan terimakasih kepada konstituen matlaul anwar, yang sampai saat ini mereka masih mempercayakan untuk memimpin Matla’ul Anwar lima tahun yang akan datang.
“Jelas bahwa di lima tahun ke belakang kemarin dalam hal memimpin kami di Matla’ul Anwar masih banyak kwkurangan, mudah mudahan di periode yang akan datang kami bisa melaksanakan apa yang diamanahkan oleh konstituen matlaul anwar,” ucapnya.
Ia menjelaskan, sekarang ini yang belum tercapai khusunya adalah lembaga-lembaga madrasah majelis taklim yang sampai saat ini madrasah masih banyak yang kurang layak salah satu contoh yang sekarang pelaksanaan musda ini ada tiga lokal sementara Rombelnya ada tiga artinya rombel itu kurang tiga.
“Prioritas kedepan bawa kami tetap focus terhadap pendidikan dakwah dan lainnya khususnya lembaga pendidikan madrasah harus lebih layak dan diminati masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Ia pun membeberkan masih ada sekitar 130 sekolah madrasah yang tidak layak, sehingga menjadi prioritas ia kedepannya untuk membangun sarana prasarana sekolah tersebut.
“Di kabupaten bogor lebih dari seratus (Sekolah Madrasah yang tidak layak) dari 145 madrasah yang baru terseledaikan itu baru 15 (sekolah madrasah) artinya masih ada 130 madrasah dibawah naungan Matla’ul Anwar yang kurang layak,” bebernya.
Tentunya ia pun tidak hanya memikirkan soal pembangunan sekolah saja, akan tetapi akan membangun ekonomi baru untuk para kader-kadernya.
“Bahwa kedepannya para kader-kader kami pertama harus selesai soal ekonomi, sehingga kami ke depan akan membuat lembaga-lembaga usaha baik itu koperasi maupun UMKM,”pungkasnya. ( Agil).
Berikan Komentar