Soal Supir Angkot Banyak Tak Dapat Voucher BBM, Begini Penjelasan Dishub

Mediabogor.co, BOGOR – Kepala Dinas Perhubangan Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan alur penerima bantuan voucher BBM senilai Rp600 ribu bagi para sopir angkot. Data para sopir angkot ini ia terima dari Organda Kota Bogor. Dari situ muncul angka pertama jumlah para sopir yang diusulkan menerima bantuan BBM Rp600 ribu, dan dibuatkan lah SK nominatif. 

 
Namun, karena anggaran yang dikhususkan untuk subsidi BBM ini hanya senilai Rp1,4 miliar, maka jumlah sopir angkot yang diusulkan menerima bantuan berdasarkan SK nominatif ini disortir kembali. 
 
Eko menjelaskan, entah bagaimana, data yang berdasarkan SK nominatif ini beredar di para kalangan sopir angkot, sehingga mereka merasa sebagai penerima manfaat bantuan BBM Rp600 ribu. 
 
“Yang tadi itu (sopir yang kecewa) megangnya SK nominatif, bukan definitif. (SK nominatif) belum diolah datanya, masih mentah. Dan yang diusulkan sama Organda juga banyak yang mental,” kata Eko
 
“Dan tadi ditanyakan (ke sopir yang kecewa), pak pernah dapat bantuan, bapak ini bilang oh pernah kalau di rumah (sehingga tidak tercatat sebagai penerima bantuan BBM Rp600 ribu),” lanjutnya. 
 
“Tapi gak apa-apa kan dinamika supaya mereka tau dan tidak simpang siur, karena kalau kita kasih data yang simpang siur ya saya yang akan kena nanti, untung kita punya data solid sama Disdukcapil sebagai filter,” ujarnya. 
 
Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mencairkan bantuan Bahan Bakar Minyak (BBM) senilai Rp600 ribu bagi sopir angkot dan ojek online (Ojol) per-Jumat (11/11/2022)
 
Bantuan dengan total anggaran senilai Rp1,4 miliar itu diperuntukan bagi 2.341 penerima manfaat, dengan rincian 1.341 sopir angkot dan 1.000 sopir Ojol ber-KTP Kota Bogor. (Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar