Sistem Ganjil Genap Sangat Pengaruh Penurunan Angka Covid-19 di Kota Bogor

Mediabogor.co, BOGOR – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Sri Nowo Retno menjelaskan, kebijakan Ganjil Genap yang di terapkan Satgas Covid19 Kota Bogor selama dua pekan dinilai sangat mempengaruhi penurunan angka kasus positif covid19 di Kota Bogor.

“Penurunan mobilitas warga juga cukup berdampak pada penurunan jumlah kasus harian Covid-19 di Kota Bogor. Sebelumnya puncak kasus di Kota Bogor di angka 187 namun turun secara signifikan ke angka 109 sekitar 41 persen.”jelas Sri dibalaikota, Senin (15/2/2021).

Menurut Sri turunya angka kasus positif covid19 di Kota Bogor ini selain adanya faktor ganjil genap yang mengurangi mobilitas masyarakat. Artinya ini memang mengurangi mobilitas warga dan mengurangi kerumunan itu ternyata menurunkan kasus.

“Sangat mempengaruhi ya penerapan ganjil genap ini mengurangi mobilitas warga. jadi memaksa orang untuk tidak bepergian.”ujar Sri

Yang terpenting kata Sri meningkatkan Tracking Tracing dan Treatment (3T). Ketika ditemukan orang itu positif harus isolasi jadi tidak menular. Kotak erat harus di telusuri ditemukan harus menjalani karantina 14 hari meskipun negatif ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran nya.

“Jadi yang betul adalah Tracking karantina, Tracing isolasi dan Treatment menyiapkan Pasilitas Kesehatan untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dan kasus berat.”sambung Sri

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor menunjukan bahwa kasus harian Covid-19 menurun 41 persen. Tren tersebut terlihat dari angka terkonfirmasi positif setiap harinya dari 6 Februari-14 Februari 2021 dengan rincian 187, 178, 175, 174, 165, 150, 129, 128 dan hari ini 109. (Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar