Sering Alami Gangguan, Debit Air Baku Zona 6 PDAM Kota Bogor di Kota Batu Sudah Tidak Sebanding
Mediabogor.com, Bogor – Kembali, keluhan pelanggan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor kini datang dari Warga Babakan Pasri Mas RT 4/8, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat. Dewi mengaku aliran air PDAM di rumahnya sering mengalami gangguan sejak tahun 2015.
“Air itu tiap jam 15.00 WIB sampai subuh sekitar jam 02.00 WIB itu mati tidak ada air, ini sudah 2 tahun saya mengalami hal seperti ini,” Ucap Dewi pada mediabogor.com.
Lanjut Dewi, yang memiliki no pelanggan 1648-1224 ini pun mengaku sudah sering melaporkan hal tersebut kepada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, namun hingga saat in belum ada perubahan yang signifikan dari salah BUMD yang menduduki PDAM terbaik se – Indonesia ini.
“Sudah banyak yang laporan mas, tapi sampai sekarang gak belum ada perubahan signifikan”, tutupnya.
Di pihak lain, Kepala Sub Bagian Humas dan Sosial PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Nerry Agustina menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pelayanan tersebut. Nerry menyebutkan, Kelurahan Pasirkuda masuk wilayah zona layanan 6 yang belum terlayani 24 jam oleh PDAM Kota Bogor. Ini karena debit air baku dari Sumber Mata Air Kota Batu sudah tidak sebanding dengan jumlah pelanggan di zona tersebut.
“Kami melakukan pengaturan sistem pengaliran dengan buka tutup jaringan di wilayah zona 6. Itu kami lakukan agar pelanggan dapat terlayani pasokan air PDAM Kota Bogor, meski belum 24 jam,” kata Nerry, Senin (28/8/2017).
PDAM tambah Nerry sedang mencari sumber-sumber air baru di daerah tersebut. Namun prosesnya memerlukan waktu cukup lama, karena harus melalui serangkaian uji teknis dan pembebasan lahan.
Selain itu, ada perubahan pola pemakaian air bersih di sisi pelanggan akibat faktor iklim. Suhu Kota Bogor yang cenderung panas belakangan ini membuat penggunaan air di pelanggan jadi lebih tinggi. “Kemarau tidak membuat debit air baku kita berkurang seperti di Kota Bandung, tapi pelanggan jadi lebih banyak menggunakan air. Tentu ini akan ada pengaruh dari segi perubahan pola pemakaian air oleh pelanggan,” tutur Nerry.
Nerry mengimbau pelanggan di zona 6, termasuk di Kelurahan Pasirkuda untuk menggunakan air dengan bijak. Dia juga mengingatkan pelanggan untuk menampung air dalam bak penampungan atau torent saat sedang mengalir, terutama pada malam hari.
“Silakan tampung air dalam bak penampungan, ember dan lain sebagainya. Disesuaikan dengan pemakaian di rumah pelanggan. Air bisa ditampung pada malam hari untuk digunakan pada pagi hari,” tutup Nerry.
Rangga
Berikan Komentar