
Reses DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong Serap Aspirasi, SMPN 5, Guru PAUD hingga Revitalisasi Puskesmas Jadi Perhatian
Mediabogor.co, BOGOR – Berbagai aspirasi masyarakat disampaikan dalam Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang III Tahun 2025-2026 Daerah Pemilihan (Dapil) I yang digelar di Kecamatan Cibinong, Senin (13/07/2026).
Pembangunan SMP Negeri 5, perhatian terhadap guru PAUD, hingga revitalisasi puskesmas menjadi usulan yang paling banyak disoroti.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Agus Salim, mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027.
“Akan membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) apa saja yang sudah diusulkan diawal tahun kita bisa mengawal mana yang prioritas,” kata Agus, Senin (13/07/2026).
Menurut Agus Salim, pembangunan di Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Cibinong, telah menunjukkan banyak kemajuan. Namun, sejumlah persoalan yang masih ada akan diselesaikan secara bertahap.
“Semua aspek banyak Kabupaten Bogor khususnya Cibinong sudah banyak yang terwujud tinggal berbagai permasalahan secara bertahap akan kita selesaikan,” ujar dia.
Salah satu aspirasi yang kembali disampaikan warga adalah pembangunan SMP Negeri 5. Hingga 2026, anggaran pembelian lahan maupun pembangunan sekolah tersebut belum tersedia.
“Sampai tahun 2026 anggarannya engga ada. Kemarin kita berkomunikasi sama Pak Kadis, kalo memungkinkan APBD kita munculkan pembeliannya di APBD perubahan, kalo anggaran engga cukup, kita ikhtiarkan 2027,” jelasnya.
Selain itu, DPRD juga menyoroti kondisi puskesmas yang dinilai belum layak. Proses pemanfaatan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum masih menjadi kendala sehingga revitalisasi menjadi opsi yang diperjuangkan.
“Saya tadi ngomong SK Fasum Fasos nya sudah ada ternyata prosesnya masih lumayan kalo menggunakan fasilitas Fasos harus ke badan aset makanya butuh waktu juga, kalo memang masih disitu, paling tidak revitalisasi,” tutup dia.
Di sisi lain, Camat Cibinong, Acep Sajidin, menyebut masyarakat juga meminta perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik PAUD yang dinilai telah lama mengabdi.
“Iya ada usulan guru PAUD yang belum disebut guru, banyak lah yang intinya reses ini sudah sesuai dengan tujuannya ya, menyerap aspirasi gitu,” kata Cecep.
Ia berharap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat direalisasikan sesuai skala prioritas dalam program pembangunan Kabupaten Bogor.
Berikan Komentar