Polisi Gelar Rekonstruksi Penyerangan yang Tewaskan Pelajar di Kota Bogor
Mediabogor.co, BOGOR – Polisi menggelar rekonstruksi kasus penyerangan yang menewaskan satu pelajar di Kota Bogor. Rekonstruksi ini digelar untuk melengkapi berkas penyidikan sekaligus memperjelas kronologi kejadian.
“Dari hasil rekonstruksi yang kita lakukan hari ini ada 25 adegan yang kita rekonstruksikan. Mulai dari persiapan, dari korban datang ke wilayah sekolahnya, tersangka datang rombongan sampai akhirnya tersangka utama (RA) menghabisi korban (RMP),” Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhono Erwanto, Selasa (12/10/2021).
Dhoni menambahkan, untuk motif masih sama dengan keterangan sebelumnya yakni karena dendam pribadi tersangka RA kepada RMP. Termasuk tersangka yang masih berjumlah dua orang RA sebagai tersangka utama dan ML (17) yang turut membantu.
“(Motif) sampai ini masih seperti yang kemarin sudah kita sampaikan, bahwasanya sakit hati tersangka ini sakit hati terhadap korban. Dari hasil rekonstruksi masih sama, sesuai hasil penyelidikan ataupun penyidikan kita selama ini kmi menetapkan dua tersangka pertama tersangka utama atas nama RA dan juga tersangka kedua ML,” jelasnya.
Selanjutnya, hasil rekonstruksi menunjukan bahwa korban sempat melakukan perlawanan terhadap tersangka ketika diserang. Tetapi, korban tidak berdaya sehingga menjadi bulan-bulanan tersangka.
“Kalau dari hasil rekonstruksi, keterangan saksi terutama saksi korban, memang ada perlawanan terlebih dahulu. Itu juga terlihat dari hasil autopsi. Salah satu luka yang ada di bagian tangan dan juga kaki. Tapi juga karena korban ini sudah tidak berdaya, karena sabetan senjata tajamnya kan beberapa kali ya. Sehingga korban sudah tidak bisa melawan lagi, akhirnya tidak bisa tertolong,” tutup Dhoni.
Seperti diketahui, remaja berinsial RMP (17) yang merupakan pelajar dari SMA 7 Kota Bogor meninggal dunia usai diserang pelajar lainnya di Jalan Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Rabu 6 Oktober 2021 malam.
Dari kasus itu, polisi mengamakan pelaku utama berinisial RA (18) yang merupakan pelajar dari SMA 6 Kota Bogor dibantu rekannya ML (17). Adapun motif penyerangan oleh RA yakni dendam pribadi. (Zian)
Berikan Komentar