Peringati Hari Air Sedunia 2026, Perumda Tirta Pakuan Ajak Stakeholder dan Mahasiswa Bedah Proses Pengolahan di IPA Dekeng

Mediabogor.co, BOGOR — Memperingati Hari Air Sedunia 2026 sekaligus menyambut HUT ke-54 Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI), Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menggelar kunjungan edukatif ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai perjalanan panjang air baku hingga menjadi air bersih yang layak dikonsumsi.
Kunjungan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, di antaranya Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor, Dewi Deni Mulyadi; Ketua DWP Tirta Pakuan, Santy Rino; beserta jajaran pengurus DWP dan perwakilan PKK Kota Bogor. Hadir pula perwakilan Jejaring AMPL, SPEAK Indonesia, serta sejumlah mahasiswa yang antusias mempelajari sistem hidrasi kota.

Melihat Dapur Pengolahan Air Bogor

Dalam kunjungan tersebut, para peserta diajak melihat langsung tahapan teknis di IPA Dekeng, mulai dari proses koagulasi, flokulasi, sedimentasi, hingga filtrasi. Narasumber teknis, Dody Rosadi, menjelaskan secara mendalam bagaimana standar kualitas air dijaga sebelum didistribusikan ke ribuan pelanggan di Kota Bogor.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa air bersih yang sampai ke rumah adalah hasil dari proses teknologi dan kerja keras yang tidak sederhana. Kesadaran akan sulitnya pengolahan air diharapkan dapat memicu perilaku hemat air di masyarakat,” ungkap manajemen Perumda Tirta Pakuan.

Transformasi untuk Masa Depan
Sejalan dengan tema HUT ke-54 PERPAMSI, yaitu “Transformasi untuk Air Minum Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi pengingat bagi penyedia layanan dan konsumen bahwa tantangan ketersediaan air bersih di masa depan semakin besar akibat perubahan iklim.

Ketua DWP Kota Bogor, Dewi Deni Mulyadi, mengapresiasi langkah Tirta Pakuan dalam membuka akses edukasi ini. Menurutnya, pemahaman mengenai infrastruktur air bersih sangat penting bagi para ibu rumah tangga dan generasi muda agar lebih peduli terhadap keberlanjutan sumber daya air.
Kunjungan edukatif ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, operator air bersih, lembaga swadaya masyarakat, dan akademisi dalam menjaga ketahanan air di Kota Bogor secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Berikan Komentar