Penerapan Ganjil Genap Menuai Pro dan Kontra dari Pengendara

Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Kepolisian Resort Bogor Kota (Kapolresta) akan memberlakuan sistem ganjil genap yang diterapkan di Kota Bogor pada akhir pekan. Hal ini dilakukan untuk menekan mobilitas masyarakat di Kota Bogor

Sementara kebijakan tersebut menuai pro dan kontra dan sejumlah pengendara roda dua dan pengendara roda empat dengan sistem ganjil genap ini.

Nyoman pengendara mobil mengaku setuju dengan adanya kebijakan sistem ganjil genap ini untuk mengurangi kegiatan masyarakat diluar rumah karena dalam masa pandemi.

“Bagi saya sih setuju aja ya yang penting kita tau ya ini pandemi kan. Ganjil Genap ini mungkin yang tidak perlu keluar baiknya dirumah aja,”ujarnya.

Berbeda dengan Aflah pengendara roda dua. Ia tidak setuju dengan sistem ganjil genap yang diberlakukan oleh Pemkot Bogor selama dua minggu tersebut. Itu sebabnya saya kan seorang pekerja yang hanya memiliki satu motor saja bagaimana dengan yang lainya.

“Itu kan semisal keluar rumah pake ojol kan keluar biaya. Kecuali Pemerintah mau kasih subsidi tuh buat pekerja yang punya satu motor, dikasih brapa kan begitu,” kata dia.

“Dua minggu kalau tidak salah ya dikasih 2 juta perorang kan tidak apa – apa kalau dikasih. Ini kan ga dikasih apa apa,” harapny.

Menurut Aflah seharusnya pemerintah lebih fokus dalam pengawasan di sektor lain seperti cafe dan restoran serta pusat perbelanjaan yang selalu ramai diperketat lagi.

“Jangan dijalan raya saja. Penerapan nya dua Minggu lama banget. ya keberatan sih saya yang punya satu motor doang gtu,” tegasnya. (Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar