Penantian Gedung Baru RSUD Kota Bogor

mediabogor.com, Bogor – Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, melakukan pengecekan terhadap gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor. Pengecekan tersebut berlangsung dari lantai 1 dan 3. Hasilnya beberapa ruang masih mengalami perbaikan dan masih dalam masa tahap pemeliharaan yang dilakukan oleh PT. Adhikarya. Menurut Usmar Hariman, ini harus secepatnya diselesaikan jelang serah terima asset gedung RSUD di Blok 2 antara Pemerintah Kota Bogor ke Badan Layana Unit Daerah (BLUD).

“Menjelang serah terima kedua yang akan dilakukan diakhir bulan Juni, saya melihat kondisi RSUD karena pasca serah terima sepenuhnya jadi tanggungjawab rumah sakit. Di gedung baru akan melengkapi pelayanan RSUD karena tersedia ICU, UGD, ruang operasi dan rawat inap sehingga harus bisa berfungsi dan terus dilakukan evaluasi pemeliharaan,” ujar Usmar, Kamis (15/6).

Namun, lanjut Usmar, ada beberapa perbaikan yang harus segera diselesaikan yaitu utilitas, pemasangan plafon serta pembongkaran untuk pembuatan pencahayaan.

“Target management RS, pembangunan selesai pada 20 Juni. Sehingga pada 1 Juli sudah menjadi kewajiban RS untuk memanfaatkan bangunan,” tandasnya.

Saat ini, sambung Usmar, pihaknya juga sudah menggunakan beberapa ruang untuk tambahan pelayanan seperti ruang operasi dan kamar.

“Setelah gedung ini digunakan, kita bersiap untuk pembangunan blok selanjutnya karena sekarang sudah masuk tahap lelang. Yang pasti operasional gedung baru akan segera direalisasikan,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur (Wadir) RSUD Kota Bogor, Iman menjelaskan, untuk mengoperasionalkan gedung baru dibutuhkan waktu dua bulan hingga pemasangan instalasi genset. Saat ini, ia menunggu pengumuman lelang untuk instalasi genset dengan anggaran Rp800juta tersebut. Meski diserah terimakan gedung Blok 2 pada akhir bulan Juni, operasionalnya tak bisa dilakukan secara keseluruhan.

“Sebelum serah terima kita mempersiapkan gedungnya, sekarang masih dalam masa pemeliharaan terakhir yang dilakukan PT. Adhi Karya dan akan selesai hingga 20 Juni. Kita memanfaatkan gedung apabila sudah difasilitasi untuk instalasi genset karena memakan waktu dua bulan,” tandasnya.

Iman menjelaskan, pada gedung blok 2 maka RSUD memiliki tambahan 89 tempat tidur dengan 33 ruang kamar hanya untuk kelas tiga semua. Sedangkan pada pembangunan tahap dua, masih dilelang di ULP dan akan segera diumumkan pemenangnya. Saat pembangunan tahap dua, pihaknya akan menggunakan lahan disamping Blok 2.

“Untuk tahap kedua akan dibangun gedung 4 lantai khusus untuk rawat inap. Kita bangun diatas lahan yang saat ini terdiri dari 64 kamar tidur, nantinya mereka akan direlokasikan ke gedung baru. Karena target pembangunan kita bisa mencapai 500 tempat tidur sesuai kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (AW).

Berita Terkait

Berikan Komentar