Pelamar Tembus 5.000, Job Fair 2026 Kabupaten Bogor Sediakan Ribuan Lowongan Kerja
Mediabogor.co, BOGOR – Job Fair 2026 yang digelar di Vivo Mall Sentul, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menekan angka pengangguran. Kegiatan ini mempertemukan langsung para pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, mengatakan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) berada di angka 7,69 persen.
“Kalau persentasenya sebenarnya lebih kecil dari Kota Bogor maupun Kabupaten Bekasi, yaitu di angka 7,69 persen,” kata Nana Mulyana, Rabu (5/8/2026).
Meski persentasenya lebih rendah, Nana menyebut jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor masih tergolong besar karena jumlah penduduk dan angkatan kerja yang tinggi. Berdasarkan data BPS, tercatat sekitar 218 ribu orang masih menganggur.
“Nah, tetapi secara absolut, jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 218.000 orang yang tercatat di BPS,” ujarnya.
Menurut Nana, penyelenggaraan Job Fair menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan dengan mempertemukan pencari kerja dan perusahaan dalam satu lokasi.
“Kami melakukan Job Fair ini salah satu upaya untuk menampung saudara-saudara kita yang sedang menganggur agar bisa bekerja. Di job fair ini pencari kerja kami pertemukan langsung dengan pemberi kerja,” ungkapnya.
Sebanyak 53 perusahaan dan tujuh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) ambil bagian dalam Job Fair 2026. Total lowongan yang tersedia mencapai sekitar 6.000 posisi, terdiri dari sekitar 3.300 lowongan kerja luar negeri dan sekitar 2.700 lowongan kerja di dalam negeri.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari tingginya jumlah pendaftar. Hingga sehari sebelum pelaksanaan, Disnaker Kabupaten Bogor mencatat hampir 5.000 pelamar telah mendaftar secara online.
“Pelamar yang daftar secara online hampir mencapai angka 5.000. Yang datang secara manual kemungkinan akan lebih banyak. Karena itu kami sediakan pelaksanaan selama dua hari, sehingga peserta bisa memilih datang hari ini atau besok,” tutur Nana.
Berikan Komentar