
Pelaku Pengeroyokan Digang Elip Bogor Selatan Masih Berkeliaran, Korban Harap Polisi Segara Ringkus Pelaku
Mediabogor.co, BOGOR – Korban dugaan pengeroyokan di Gang Elip, kawasan Gunung Gadung, Kecamatan Bogor Selatan, Usman Saputra (36), meminta pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang hingga kini disebut masih bebas berkeliaran.
Menurut Usman, laporan dugaan pengeroyokan telah disampaikan ke Polsek Bogor Selatan sejak Rabu, 8 Juli 2026. Namun, hingga Sabtu (18/7/2026), ia mengaku belum mengetahui adanya penangkapan terhadap para pelaku.
”Sampai hari ini pelaku yang mengeroyok saya masih berkeliaran. Saya harap polisi cepat menangkap pelaku,” ujar Usman kepada wartawan, Sabtu (18/7/2026).
Menanggapi perkembangan kasus tersebut, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Ihin Solihin mengatakan bahwa penanganan perkara masih berjalan.
”Masih dalam proses,” kata Ihin singkat saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, Usman, warga Kampung Dekeng, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, menjadi korban dugaan pengeroyokan di Gang Elip, Gunung Gadung, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.
Usman menceritakan, peristiwa itu bermula saat dirinya pulang setelah mengantarkan telepon genggam dan bertemu seorang teman di pinggir jalan. Temannya kemudian mengajak berkumpul bersama hingga mereka berempat, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Menurutnya, situasi berubah ketika dua perempuan yang berada di lokasi terlibat cekcok hingga menarik perhatian sejumlah warga.
Ia mengakui di lokasi saat itu terdapat minuman keras. Tak lama kemudian, salah seorang perempuan kembali berselisih dengan seorang pria yang disebut berinisial Degon. Usman mengaku tidak mengetahui penyebab pertengkaran tersebut, namun menurutnya perselisihan memuncak setelah pria tersebut menampar perempuan itu.
Usman kemudian berinisiatif mengantar perempuan tersebut pulang ke rumah pamannya. Namun, pria yang sebelumnya terlibat pertengkaran disebut terus mengikuti menggunakan sepeda motor.
Sesampainya di depan rumah paman perempuan itu, cekcok kembali terjadi. Usman mengaku berusaha menenangkan situasi, tetapi justru menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah orang.
”Saya dipukul, diseret-seret sampai baju saya lepas. Handphone saya juga hilang yang ada di dalam tas, meski tasnya akhirnya ditemukan,” ungkapnya.
Setelah kejadian, Usman menjalani visum dan melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Bogor Selatan. Hingga kini, korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Berikan Komentar