Pedagang Stasiun Cibinong Resah, Relokasi Belum Jelas Jelang Penataan Kawasan

Mediabogor.co, BOGOR – Rencana penataan lahan di kawasan Stasiun Cibinong, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, memicu keresahan para pedagang.

Mereka mengaku belum mendapatkan kepastian terkait lokasi relokasi meski diminta mengosongkan area dalam waktu dekat.

Keresahan itu muncul setelah para pedagang menerima surat pemberitahuan dari PT Railways Asset Management (RAM) mengenai pengosongan lahan yang dijadwalkan paling lambat 1 Juli 2026.

Asep (56) pedagang kue ape, mengaku tidak mempermasalahkan jika lahan tersebut akan digunakan kembali oleh negara. Namun, ia berharap ada kejelasan mengenai tempat usaha pengganti bagi para pedagang.

“Kalau memang lahannya akan digunakan negara, kami tidak keberatan. Yang kami pertanyakan, nanti kami akan berjualan di mana?” ujar Asep, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, hingga saat ini pedagang hanya menerima surat pemberitahuan tanpa informasi lebih lanjut terkait lokasi relokasi maupun mekanisme penataan yang akan dilakukan.

Keluhan yang sama disampaikan Abi (56), pedagang takoyaki yang menggantungkan penghasilan harian dari aktivitas berdagang di kawasan stasiun. Ia berharap penataan kawasan dibarengi dengan solusi yang tidak merugikan pedagang kecil.

“Kami paham ada penataan, tetapi tolong berikan solusi yang jelas. Jangan sampai kami kehilangan mata pencaharian, sementara kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak tetap harus berjalan,” kata Abi.

Para pedagang mengaku masih menunggu hasil pembahasan lanjutan terkait rencana penataan kawasan tersebut. Mereka berharap PT RAM dapat segera memberikan kepastian mengenai lokasi relokasi agar aktivitas usaha tetap dapat berjalan.

Selain menjadi sumber penghasilan utama, keberadaan lapak di kawasan Stasiun Cibinong juga menjadi tumpuan ekonomi puluhan keluarga yang selama bertahun-tahun mencari nafkah di lokasi tersebut.

Berita Terkait

Berikan Komentar