Pedagang Sekitar TPU Dreded Keluhkan Adanya Pelarangan Ziarah
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah terus berupaya mempersempit ruang gerak masyarakat, untuk memutus mata rantai Covid-19. Salah satunya, melarang ziarah pada Hari Raya Idul Fitri mendatang. Kebijakan ini merupakan kesepakatan para kepala daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur (Jabodetabekjur)
Pelarangan tersebut, dikeluhkan oleh para pedagang yang berjualan di TPU setiap tahunnya.
Salah seorang pedagang Soto Sopian mengaku merasa dirugikan dengan adanya kebijakan larangan ziarah bagi warga pada saat lebaran nanti. Karena kebijakan ini juga dinilai tak hanya merugin dirinya namun juga rekan kerjanya yang lain yang berjualan di tempat yang sama di TPU tersebut.
“Larangan ini bukan saya doang semuanya terdampak yang jualan disni ada jualan bunga, tukang parkir, sapu dan sebagainya.”kata sopian
Sopian menyesali kurangnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah mengenai kebijakan larangan ziarah yang Ia nilai mendadak karena warga sekitar banyak yang tidak mengetahui larangan ini. Meski dirinya mengaku setuju dengan keputusan yang diterapkan pemerintah untuk mencegah penularan covid19 di lokasi pemakaman.
“Saya sih mendukung tapi ya jangan dadakan gini gdaa sosialisasi nya. Jadi kan saya bingung juga nanti jualannya bagaimana kalau sudah dilarang apalagi sudah keluar modal, dagangan saya mau di kemanain kalau udah begini.” Imbuhnya
“Saya Jualan disni tiap tahun pas lebaran aja banyak yang ziarah kalau hari biasanya mah ngga.” Katanya
Ziarah sendiri merupakan sebuah tradisi bagi sebagian besar umat Islam di tanah air. Berziarah dimomen idul Fitri merupakan sebuah penghormatan kepada mereka yang telat wafat. (Andi)
Berikan Komentar