Pasar Sukasari Ingin Jadikan Pasar Tradisional? Ini Jawaban Ketua Pemerhati Kontruksi

mediabogor.com, Bogor – Ketua Forum Pemerhati Jasa Kontruksi Kota Bogor, Thoriq Nasution, pesimistis jika pasar Sukasari ingin dijadikan pasar tradisional. Pasalnya, melihat kondisinya yang sekarang, pasar Sukasari cukup memperhatikan, di mana setiap bagian bangunan mengalami kerusakan parah

“Dari sekian pasar yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor, pasar Sukasari paling parah kondisinya dari pasar – pasar lainnya, Miris saya melihatnya. Kondisi bangunan pasar Sukasari, ngeri,” ujar Thoriq saat ditemui di Balaikota Bogor, Senin (8/5).

Malah Thoriq mecemaskan, sewaktu – waktu pasar Sukasari jika dilihat dari segi.bangunannya, dapat menyebabkan ambruk, sehingga dapat mengacam keselamatan penghuninya. Ia juga mengungkapkan, bahwa yang dikuatirkan adalah perhitungan struktur bangunan meliputi beban tetap dan tidak tetap. Jika masalah estetika, arsitektur dan perpipaan itu masih dapat diperbaiki.

“Nah, sekarang jika dihitung kemampuan beban sekian dan beban diterima berlebihan itu sudah otomatis. Contoh saja, rencana pembangunan helipad di gedung eks Pangrango Plaza, dari sisi kontruksinya mampu tidak menahan getaran?. Bukan karena beban juga tapi tiupan angin juga,” ungkapnya.

Terkait adanya hasil uji kelayakan bangunan yang menyatakan bahwa gedung pasar Sukasari sudah tidak layak, Thoriq mengatakan, uji kelayakan paling utama adalah struktur bangunan dan hal ini jangan dibiarkan karena berbahaya.

“Ini jika terus dibiarkan yang dikuatirkan itu ada gempa yang berkekuatannya 5,5 sampai 6 SR, dimungkinkan bisa terjadi ambruk. Yah, dengan kondisi banguan pasar sekarang ini tinggal tunggu saatnya saja,” pungkasnya. (AW)

Berita Terkait

Berikan Komentar