Melebarkan Sayap, Kampoeng Kurma Hadirkan Mr. Kolak Penemu Kurma Tropis Pertama

Mediabogor.com, Bogor – Berdiri sejak November 2016 lalu, kini Kampoeng Kurma semakin melebarkan sayapnya dibidang perkebunan pohon kurma. Hal itu terlihat dari acara yang diselenggarakan Kampoeng Kurma di Gedung Konservasi LIPI Kebun Raya Bogor, pada Sabtu (26/8/17). Tak tanggung – tanggung, pembicara yang diundang dalam acara ‘Workshop Sukses Budidaya Kurma Tropis’ ini ialah, Mr. Sak Lamjuan atau yang akrab disapa dengan Mr. Kolak, sebagai penemu kultivar kurma tropis KL- 1 sekaligus petani kurma tropis tersukses se – Asia Tenggara.

“Dalam workshop kali ini kami (Kampoeng Kurma,red) betul – betul mendatangkan pakar kurma, jadi bukan pakar – pakaran. Beliau ini memang sangat menggemari kurma, ia beranggap kalau kurma itu bisa tumbuh diiklim yang tropis termasuk di tanah Thailand (awalnya). Tentunya perjalanan beliau tidak mulus, sudah 18 tahun lamanya, akhirnya beliau bisa menemuka biji kurma yang bisa ditanam di iklim tropis, termasuk di Indonesia,” ucap Risky Iriawan, Co Founder Kampoeng Kurma, pada mediabogor.com.

Dengan tujuan acara tersebut diselenggarakan, terang Risky, pihaknya ingin mengkampanyekan penanaman pohon kurma, dan berharap masyarakat Indonesia bisa mulai membudidayakan pohon kurma yang berpotensi menjadi komoditas besar bagi Indonesia kedepannya.

“Kita ini kan sudah terbiasa dengan komoditi sawit yang sebagian besar dikuasai oleh orang – orang yang bermodalkan besar, tapi dengan kurma ini, kita tidak perlu “memonopoli”, jadi setiap masyrakat bisa membudiyakan kurma, dan dari segi ekonomi masyarakat pun sangat memberdayakan, dan hasilnya juga luar biasa. Jadi kurma bukan hanya buah ajaib, buah surga, atau buah yang tercatat di Al-quran, tapi selain itu juga kurma merupakan buah pertanda (korinah), ada hadist yang mengatakan, “Jika besok hari kiamat maka tetaplah menanam pohon kurma hari ini”, berarti inikan ada sesuatu pertanda, bahwasnya kaum muslim mulai dari sekarang harus menggalakan untuk menanam pohon kurma, untuk kebangkitan bersama, terutama untuk kebangkitan ekonomi umat. Jadi bagi bapak – ibu calon petani kurma, Anda mau hanya sekedar menjadi penonton atau jadi pemain? Maka dari itu segera bergabung di Kampoeng Kurma,” sampainya.

 

 

Foto:Rangga

Sementara itu, Mr. Sak Lamjuan, penemu kultivar kurma tropis KL- 1 asal Thailand ini mengatakan, Indonesia sangat memiliki peluang sebagai eksportir tersebar buah kurma, ini dilihat dari bentuk dan luasan tanah, serta iklim yang mendukung.

“Mungkin selama ini indonesia belum ada yang meriset kurma bagaimana cara menanam dan merawatnya, jadi setiap tanaman yang ditanam kok gak tubuh – tubuh. Nah dengan adanya diskusi ini, jadi orang di indonesia bisa mengetahui, jenis kurma apa yang bisa tumbuh di indonesia, dan bagaimana cara perawatannya. Yang paling penting pilih bibit yang benar, yang cocok di indonesia, dan perawatannya juga diperhatikan,” katanya yang telah diterjemahkan.

Ia pun mengaku sangat senang, melihat sekolompok orang di indonesia mau melebarkan dan membesarkan buah kurma Ia pun mengaku sangat senang, melihat sekolompok orang di indonesia mau melebarkan dan membesarkan buah kurma.

“Insya Allah kedepan jika saya ke indonesia lagi, hal yang pertama akan saya lihat adalah kebun kurma,” tutupnya sembari tersenyum.

 

Rangga

Berita Terkait

Berikan Komentar