Maraknya Aksi Rojali Hadang Truk, Polisi Gelar Sosialisasi di Perkampungan
Mediabogor.co, BOGOR – Satlantas Polresta Bogor Kota menggelar sosialisasi kepada sejumlah remaja atau Rojali kesejumlah perkampungan yang kerap melakukan aksi berbahaya di Kampung Lebak Nangka, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, osialisasi ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah kenakalan remaja yang membuat konten dengan menghadang truk.
“Ini upaya serius untuk meniadakan kasus Rojali, yaitu fenomena kelompok remaja. Sosialisasi pencegahan dilakukan dengan skema blusukan ke kampung-kampung di wilayahnya,” kata Kapolresta, Jumat (13/1/2023).
Bismo menjelaskan, sosialisasi pencegahan Rojali diikuti para orang tua, tokoh pemuda serta remaja di lingkungan kampung tersebut.
”Fenomena Rojali ini tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh Polri beserta aparatur negara lainnya, namun juga perlu andil yang lebih besar dari orang tua, terutama dalam pengawasan Medsos dan pengetatan jam anak wajib berada di rumah,” jelas Bismo.
Ia juga menegaskan kepada seluruh jajarannya untuk terus mengawasi para rojali agar peristiwa serupa tidak terulang Kembali. ”Sayang anak-anak kita ini adalah aset penting, ada calon-calon pemimpin masa depan maka dari itu jangan biarkan mereka meregang nyawa sia-sia di jalanan,” ujujarn.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria, menuturkan, kegiatan ini untuk pencegahan dalam menciptakan keamanan dan kondusifitas di jalan raya di tengah maraknya kejadian kecelakaan yang melibatkan para remaja.
”Sosialisasi dalam rangka silaturahmi bersama warga sekaligus sosialisasi cegah terulang kembali korban Rojali di Kota Bogor,” katanya.
Dia mengaku, sengaja membentuk program tersebut dengan langsung datang ke sejumlah perkampungan, dengan harapan dapat menjadi perhatian khusus bagi para orangtua dalam menjaga anak-anaknya.
Disamping itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada para orangtua untuk mengawasi anak anaknya.
”Kami harap hastag itu viral ditengah masyarakat dan melekat dihati. Karena memang sangat perlu adanya pengawasan bersama kepada anak-anak kita,” tandasnya.
Sebelumnya, kejadian nahas menimpa sekelompok remaja yang disebut-sebut Rojali saat memberhentikan truk demi sebuah konten di media sosial pada Kamis (5/1/2023) malam.
Salah seorang remaja (20) dari kelompok tersebut dikabarkan meninggal tertabrak truk yang melintas di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor tersebut. (Andi)
Berikan Komentar