Lurah Sempur Siapkan Rumah Isolasi Bagi Pasien Covid-19
Mediabogor.co, BOGOR – Seorang warga Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor merelakan rumahnya dijadikan sebagai tempat ruang isolasi mandiri bagi psien Covid-19. Dikarenakan, tingginya penularan kasus Covid-19 di Kota Bogor
Hal ini dibenarkan oleh Lurah Sempur, Dicky Pratama Rumah warga yang dijadikan sebagai ruang Isoman Covid-19 sementara ini berlokasi di RT 03/01.
“Jadi seperti yang sudah diamanatkan wali kota, bahwa diupayakan setiap kelurahan mempunyai ruang isolasi berbasis masyarakat. Dan alhamdulillah salah satu warga kami menyumbangkan atau berkontribusi untuk penanganan covid-19 di wilayah Kelurahan Sempur di RW 01,”kata Dicky
Dicky menjelaskan rumah ini cukup luas dan memiliki kapasitas empat kamar, yang mana jika dijumlah bisa menampung 10 pasien Covid-19. Baik dilakukan perawatan di kamar hingga ruang tengah.
“Jadi ini adalah upaya kita, karena sebagaimana diketahui bahwa keterisian ruang isolasi di Rumah Sakit (RS) ini sudah mengalami penumpukan kembali setelah meningkatnya kasus penyebaran covid yang cukup pesat pasca lebaran, ditambah lagi klaster keluarga,” tuturnya
“Mungkin banyak pergerakan masyarakat yang memang tidak kita ketahui juga dan banyak juga mereka yang bekerja di luar Kota Bogor,” lanjutnya.
Dicky menuturkan hingga saat ini rumah Isoman tersebut belum terisi. Karena, dari 19 kasus positif yang ada di Kelurahan Sempur saat ini, warga melakukan Isoman di kediamannya masing-masing. Karena setelah dilakukan pengecekan rumah warga yang terpapar Covid-19 ini masih layak untuk dilakukan isoman.
Sementara itu, WaliKota Bogor, Bima Arya mengatakan keberadaan ruang Isoman Covid-19 di setiap kelurahan merupakan program yang harus dijalankan setiap wilayah saat ini.
“Insya Allah 1 kelurahan minimal 1, harusnya bisa sekarang, kita sedang cek kesiapannya semua. Kita usahakan cepat mudah-mudahan minggu depan semuabsudah ada,” kata Bima.
“Kalau sudah ada, artinya nanti RSA hanya fokus (menangani) yang kuning dan merah. Yang ringan apalagi OTG bisa isolasi. Ini juga bisa memimalkan klaster keluarga, jadi sebaiknya tidak di rumah,” tandasnya. (Andi)
Berikan Komentar