Lorena Keluar dari KSO PDJT Biskita, Ada Apa?

Mediabogor.co, BOGOR- Salah satu perusahaan yang tergabung dalam kerjasama Operasional Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (KSO PDJT), PT Lorena memilih hengkang alias tak lagi ambil bagian dalam pengelolaan bis yang berasal dari peogram Buy The Service (BTS).

“Betul (keluar dari KSO PDJT, kita berencana keluar dari KSO,” ujar Rianta Soerbakti Managing Director PT Lorena, Jumat (04/03/2022).

Ia mengatakan, alasan PT Lorena keluar dari KSO PDJT karena beda style dalam manajemen. “Beda style saja, kami kan perusahaan tbk dengan pengalaman lebih dari 50 tahun sebagai perusahaan transportasi,” katanya.

Meski begitu, Rianta enggan membeberkan perbedaan style dalam manajemen yang seperti apa sehingga menyebabkan Lorena mundur. “Kami berencana mundur bukan karena apa-apa, hanya beda style saja. Lorena selalu mendoakan yang terbaik bagi Trans Pakuan,” ungkapnya.

Di Tempat terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebut bahwa Lorena tidak meninggalkan KSO, namun akan menjadi mentor sekaligus pendukung utama Biskita.

“Lorena punya pengalaman sebagai salah satu operator di Trans Jakarta yang skala bisnisnya sangat besar dibanding BTS Kota Bogor,” katanya.

Akan tetapi, kata dedie, secara teknis, Lorena tak masuk KSO di periode lanjutan BTS karena menganggap PDJT dan Kodjari mampu melaksanakan operasional dan pemeliharaan Biskita.

“Lorena sampai saat ini diibaratkan sebagai konsultan khusus saat dibutuhkan pengetahuan teknis dan pengalaman mengelola BTS,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, sebagai perusahaan publik atau Tbk, Lorena dalam setiap langkah harus mendapat persetujuan pemegang saham. Khusus, dalam menangani Biskita, Lorena lebih nyaman mendudukan diri sebagai mentor.

Seperti diketahui, KSO PDJT yang beranggotakan PDJT, Kodjari dan PT Lorena dibentuk untuk mengambil program BTS dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Setelah sukses memenangkan lelang, akhirnya Biskita Trans Pakuan pun mengaspal untuk pertama kali di Kota Bogor pada Selasa, 2 November 2022.

Mengaspalnya Biskita pun diklaim sebagai babak baru era transportasi Kota Bogor lantaran menjadi tonggak berjalannya program konversi angkutan kota (angkot) dari tiga menjadi satu bus sedang. (andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar