
Lakukan Mediasi, Supir Angkot Dan Ojeg Online Sepakat Damai
mediabogor.com, Bogor – Pasca bentrokan, Pemerintah Kota Bogor sebagai inisiator melakukan mediasi antara Supir angkot dan Ojeg online yang berlangsung dari malam hari hingga dini hari tadi di ruang Rapat Paseban Sri Bima, Kantor Balaikota, Jalan Juanda Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Dalam mediasi tersebut para supir angkot dan ojeg online bersepakat berdamai.
“Kesepakatan damai antara perwakilan online dan ojeg online hari ini sudah dilakukan. Adapun beberapa hasil yang sudah disepakati di antaranya untuk tetap menjaga kondusifitas kota Bogor, saling menghormati dalam menjalankan usaha, menyerahkan permasalahan yang terjadi kepada aparat penegak hukum, serta akan melakukan Pengaturan teknis tentang operasionalisasi online yang akan dibicarakan secara bertahap,” ujanya seusai melakukan mediasi, Kamis (23/3) dini hari tadi.
Bima menjelaskan, bahwa ini adalah langkah awal untuk mendinginkan suasana agar nantinya akan warga tetap terlayani. “Memang masih harus dikonsolidasikan lagi di lapangan. Tadi yang menandatangani kesepakatan adalah wakil dari angkutan 02 Jurusan Laladon – Merdeka yang angkotnya dirusak dan dari Ojeg tadi ada dari Komunitas Grab,” jelasnya
Sementar untuk mengantisipasi supir angkot yang tidak beroperasi Pemerintah Kota Bogor akan menyiapkan seluruh armada mobil Dinas.”Tadi saya kumpulkan semua kepala Dinas, Camat dan BUMD untuk stand by besok (Hari ini, Red),” pungkasnya.
Sebelumnya, Pada hari rabu kemarin (22/3) sekitar pukul 15.00 sore terjadi bentrokan antara supir angkot dan ojeg online di Terminal Laladon, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.Kejadian tersebut membuat beberapa angkutan Kota rusak parah dan jalur lalu lintas dari dua arah lumpuh total sehingga tidak bisa dilewati. (AW)
Berikan Komentar