Kunjungan Wisatawan di Kota Bogor Turun 80 Persen Selama Pandemi Covid-19

Mediabogor.co, BOGOR – Tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Bogor merosot tajam selama pandemi covid-19 mencapai 80 persen. Terbanyak, penurunan itu dari sektor wisata kuliner.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Wawan Sanwani menuturkan, terjadi penurunan jumlah wisatawan ke Kota Bogor di masa pandemi Covid-19.

Kata dia berdasarkan data kunjungan wisatawan pada 2020 hanya mencapai 2 juta orang, angka itu jauh dibandingkan pada 2019 yang mencapai 7 juta per tahun.

“Jika dihitung perbandingan 2020 dari 2019 drop hampir 80 persen,” papar Wawan, Kamis (23/9/2021).

Sementara pada, 2018 jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 7,9 juta. Sedangkan dalam 10 tahun terakhir rata-rata kunjungan wisatawan ke Kota Bogor berkisar 5 juta setiap tahunnya.

Wawan menyebut, turunnya kunjungan wisatawan ke Kota Bogor pada masa pandemi dikarenakan masyarakat saat ini lebih membatasi diri untuk berwisata. Belum lagi, adanya pembatasan jumlah pengunjung juga syarat masuk tempat wisata.

Pun demikian, Wawan menyebut dengan adanya pelonggaran aktivitas, juga progres vaksinasi Kota Bogor 80% diharapkan bisa memicu jumlah kedatangan wisatawan ke Kota Bogor.

Kata dia, tahun ini Pemkot Bogor melakukan uji coba tempat wisata J-Bond. Tempat wisata itu dianggap sudah memenuhi standar CHSE juga dan QR code PeduliLindungi.

Hal lainnya, Pemkot juga berencana memaksimalkan tempat wisata tematik berbasis masyarakat. Tahun lalu, pemkot mempunyai kawasan wisata Mulyaharja dan saat ini tengah mengkaji 4 destinasi lokasi wisata lainnya.

“Sekarang pun kita lagi buat kajian berkaitan dengan kampung-kampung tematik lainnya. Ada 4 kajian yang kita rencanakan di tahun 2021 ini, yaitu di Kelurahan Bojongkerta, Empang, Bubulak sama Katulampa,” jelas Wawan.

Lokasi Empang rencananya akan dibuat kampung religi, di Bubulak akan dibuat Kampung Lauk (ikan), Katulampa rencananya akan dibuat kampung eduwisata, dan Bojong Kerta, akan memaksimalkan potensi wisata air.

“Bojongkerta itu daerah cadas dan aliran sungai, mau dibikin kaya Grand Canyon ya. Empat destinasi itu, kita bikin kajiannya dulu seperti apa,” tambah Wawan.

Ia berharap di tahun depan 2022, kajian itu rampung dan sudah bisa terlaksana, seiring dengan makin membaiknya kondisi ekonomi dan kesehatan masyarakat. (Zian)

News Terpopuler

Wakil Rakyat

media bogor

media bogor

media bogor

media bogor

media bogor

Info PDAM