Ketua Komisi D:Kasus Arif Jangan Terulang Kembali !
mediabogor.com, Bogor – Kasus gizi buruk yang menimpa Muhammad Arif, bocah yang berasal dari Mekar Wangi RT04/13, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan ini, mendapat perhatian khusus dari Ketua Komisi D bagian Kesehatan dan Pendidikan DPRD Kota Bogor, Adityawarman.
Dalam penyampaian, Adityawarman menyayangkan masih terdapatnya masalah gizi buruk yang tidak terkontrol oleh aparatur Wilayah sekitar.
“Sebetulnya gizi buruk di Kota Bogor sudah menurun, namun kasus Arif harus bisa menjadikan pelajaran dari orang tua maupun aparutur wilayah. Jangan sampai sudah rame di media sosial baru semuanya bergerak,” ujarnya kepada mediabogor.com, saat ditemui diruangan kerjanya, Senin (10/4).
Adityawarman pun menjelaskan, perlu adanya sosialisasi yang mendalam terhadap penderita gizi buruk dari mulai aparatur daerah hingga ke Dinas terkait.
“Kalau yang saya dengar sih orang tua balita ini enggak mau dibawa, tapi saya harapkan orangtua juga mengerti dan aparatur wilayah juga bisa menyampaikan dengan baik dan bisa memberikan pengertian terkait kasus-kasus seperti ini. Ya saya harap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ucapnya.
Sementara itu, terkait bantuan yang diberikan oleh JKN BPJS Kesehatan, Adityawarman mengungkapkan, pentingnya peran Pemerintah harus lebih aktif untuk sosialisasi ke Masyarakat.
“Mungkin orang tuanya Arif tidak paham terkait BPJS, karena untuk masyarakat miskin juga ada jaminan untuk BPJS PBI, JKN, dan bisa pake SKTM. ” pungkasnya yang juga Anggota Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. (AW)
Berikan Komentar