Ketersedian Tempat Tidur Untuk Pasien Covid-19 sudah Mencapai 72 Persen
Mediabogor.co, DEPOK – Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rawat inap dan Intensive Care Unit (ICU) di sejumlah Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kota Depok masih tinggi.
Rata-rata kapasitas keterpakaian tempat tidur RS itu telah melebihi anjuran keterisian tempat tidur yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebesar 60 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita mengatakan data keterisian rawat inap isolasi di RS rujukan Covid-19 mencapai 72,86 persen per Sabtu (27/2/2021). Meski, ia tak menyebutkan detail kapasitas yang tersedia.
“Kalau untuk ICU 66,15 persen, itu data hari lemarin,” kata Novarita, Minggu (28/02/2021).
Selain RS, Novarita menyebut Pemkot Depok juga menyediakan tempat karantina mandiri bagi pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).
Mereka bakal diarahkan untuk menempati flat isolasi mandiri di Wisma Makara UI dengan kapasitas 140 tempat tidur. Tak hanya itu Pemkot Depok juga menyiagakan Pusat Studi Jepang dengan kapasitas 32 tempat tidur.
Pemerintah kini memperpanjang PPKM berskala mikro di sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali mulai 22 Februari hingga 7 Maret 2021. Pengendalian penyebaran virus ini difokuskan pada tingkat kelurahan/desa hingga RT/RW.
Namun, pembatasan di ruang publik dilonggarkan. Seperti perkantoran yang sudah diizinkan untuk 50 persen pekerja dari sebelumnya hanya 25 persen. Kemudian jam operasional mal atau pusat perbelanjaan boleh hingga pukul 21.00 waktu setempat. (Jar)
Berikan Komentar