Kebakaran TPAS Galuga Menyusut, Pemkab Bogor Tempuh Modifikasi Cuaca
Mediabogor.co, BOGOR – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mulai menunjukkan hasil.
Memasuki hari kedelapan, Senin (14/9/2026), area yang masih terbakar menyusut menjadi sekitar 1,4 hektare. Sebelumnya, area terdampak kebakaran mencapai sekitar 8,5 hektare.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman, termasuk dengan modifikasi cuaca.
“Ya, semua tahapan, semua cara kita tempuh, kita ambil. Salah satunya juga dari awal kita meminta untuk dilakukannya modifikasi cuaca. Tapi modifikasi cuaca juga melihat struktur awan yang ada,” kata Rudy, Senin 14 September 2026.
Menurut Rudy, modifikasi cuaca tidak bisa dilakukan jika kondisi awan tidak mendukung. Hal itu disampaikan setelah pemerintah mendapat penjelasan terkait kondisi cuaca di sekitar lokasi.
“Kita diberikan penjelasan kalau tidak ada bibit-bibit awan yang bisa dipecahkan untuk menjadi hujan, tentu tidak bisa dipaksakan,” katanya.
Selain upaya dari udara, pemadaman juga terus dilakukan dari darat oleh tim gabungan.
“Maka walaupun penanganan kebakaran dari darat melalui tim Dinas Pemadam Kebakaran dan tim gabungan, TNI Angkatan Udara juga melakukan pemadaman, melakukan sistem water bombing menggunakan helikopter,” sambungnya.
Rudy menambahkan, pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mencegah persoalan sampah kembali terjadi. Salah satunya melalui pengelolaan sampah dengan sistem modern.
“Nah, jadi selain mitigasi, pemerintah juga sudah mempersiapkan sistem pengelolaan sampah secara modern yang insyaallah kalau tidak ada kendala perubahan, tanggal 17 kita akan melakukan groundbreaking untuk pengelolaan sampah energi listrik,” terang Rudy.
Pengelolaan tersebut nantinya akan dilakukan melalui fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Tidak hanya sampah baru, sampah lama yang ada di TPAS juga akan diproses.
“Jadi seluruh sampah baru akan diproses di PSEL atau PSEL, sampah lama pun akan ikut diproses di PSEL,” tutupnya.
Berikan Komentar