Ini Tanggapan Kadispora Soal Keterlambatan Rehabilitasi Stadion Pakansari
Mediabogor.co, BOGOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor Bambang Setiawan, akhirnya buka suara, soal molornya rehabilitasi Stadion Pakansari yang menelan anggaran Rp14,4 miliar.
Bambang membenarkan, jika proyek yang bersumbe dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor 2020 mengalami keterlambatan dari target yang sudah ditetapkan.
Ia juga tak menafikan, jika perpanjangan waktu 50 hari yang diberikan kepada penyedia jasa, juga tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut. “Iyah memang belum selesai sampai saat ini,” katanya, Jumat (19/2).
Menurutnya, keterlambatan pekerjaan terjadi lantaran ada beberapa item bahan bangunan yang mengalami keterlambatan pada pengirimannya. Sebab, bahan yang dibutuhkan konon berasal dari Cina.
“Informasinya ada salah satu bahan bangunan yang asalnya dari Cina. Karena kondisi sedang covid-19, jadi pengirimannya terganggu,” ucapnya.
Disinggung soal habisnya masa perpanjangan waktu, Bambang mengaku belum bisa memberikan keterangan lengkap soal hal tersebut. Sebab, saat ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sedang sakit dan masih bekerja dari rumah.
“Kalau soal teknis, saya kurang begitu tahu. Yang lebih faham itu PPK, tapi kondisinya PPK sedang sakit. Saya juga kurang begitu faham, soal perpanjangan waktu setelah masa 50 hari perpanjangan,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya memastikan jika sanksi denda terus berjalan. Bahkan, denda keterlambatan terus berjalan sejak 21 Desember 2020 kemarin.
“Denda sanksi keterlambatan pekerjaan tetap kami berikan kepada penyedia jasa. Kalau tidak salah dendanya sekitar Rp14 juta perhari, dan sampai saat ini dendanya masih berjalan,” tutupnya. (Wisnu)
Berikan Komentar