Imbas COVID 19, Stok Kantong Darah di PMI Kota Bogor Turun 25 Persen
Imbas COVID 19, Stok Kantong Darah di PMI Kota Bogor Turun 25 Persen
Mediabogor.id, BOGOR- Stok kantung darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor mengalami penurunan sebesar 25% persen, setelah pemerintah memberlakukan listensing ditengah maraknya penyebaran virus corona (Covid-19).
“Saat ini, pendapatan darah PMI Kota Bogor masih belum normal, namun beberapa permintaan masih bisa di cover dengan skema tambal sulam,” kata Edgar Suratman Kepala PMI Kota Bogor, Kamis (2/4/20).
“Untuk stok darah pada pertengahan Maret, kita hanya mendapatkan 25 persen yang biasanya 100 persen. Kemarin juga saya minta sosialisasikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar ASN bisa mendonorkan darahnya, namun hasilnya belum maksimal,” ujarnya.
Kata dia, PMI Kota Bogor mendapatkan 3000 kantung darah setiap bulannya, tapi saat ini hanya mendapatkan 750 kantung darah.
“Kalau di hari-hari biasa maksimalnya kita sehari tiga unit keluar untuk mencari kantung darah sekarang mah satu unit pun belum ada tiap harinya,” jelasnya.
Lebih lanjut Edgar, bahwa PMI Kota Bogor mendapat donor darah dari pendonor reguler dan darahnya pun lebih terjamin. Selain itu, ada juga pendonor yang datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya tapi kualitas darahnya kurang bagus.
“kalau yang mereka datang kesini mandiri itu, untuk pemerikasaan HB nya sesuai dengan kriteria tapi pada saat di tritman ada yang beberapa yang terbuang. Untuk jangka pendek stok darah disini masih cukup,” tutup Edgar. (Nick)
Berikan Komentar