HUT ke-81 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Stadion Pakansari

Mediabogor.co, BOGOR – Bendera Merah Putih raksasa berukuran 30 meter x 15 meter berkibar di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (05/08/2026), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Pengibaran bendera digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor dengan melibatkan sekitar 80 personel. Atraksi tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT RI sekaligus mengajak masyarakat menumbuhkan semangat nasionalisme.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi pelaksanaan pengibaran bendera raksasa yang digagas Damkar Kabupaten Bogor. Menurutnya, makna kegiatan ini tidak hanya terletak pada besarnya ukuran bendera, tetapi juga menjadi pengingat untuk mengisi kemerdekaan dengan persatuan dan gotong royong.

“Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan melakukan upacara pengibaran bendera raksasa. Tapi bicara pengibaran bendera raksasa hari ini, kita bicaranya bukan hanya seberapa besar ukuran benderanya, tapi momentum kita mengisi kemerdekaan Republik Indonesia bersama-sama,” ujar Rudy Susmanto.

Rudy juga mengingatkan bahwa kebebasan mengibarkan Merah Putih saat ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan. Karena itu, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dengan mencintai bangsa, menjaga persatuan, serta bergotong royong membangun lingkungan.

“Kita berpikir dulu sebelum tahun 1945 mengibarkan bendera merah putih harus bertaruh nyawa. Di tahun 2026 kita memaknainya hari ini, kapan pun, jam berapa pun, kita cinta kepada bangsa Indonesia,” jelas Rudy.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Wahyudi, mengatakan pengibaran bendera tahun ini memiliki konsep yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, hanya dua personel Damkar yang bertugas memasang bendera di titik atas. Sedangkan proses penarikan bendera dilakukan sekitar 80 personel secara serempak karena bobot bendera mencapai sekitar 100 kilogram.

Bendera raksasa tersebut merupakan hasil karya yang dibuat sekitar dua pekan pada tahun lalu. Tahun ini, bendera kembali digunakan setelah menjalani perbaikan pada beberapa bagian yang sempat sobek.

“Prinsipnya ini adalah penaikan bendera. Jadi benderanya benar-benar dibawa dari bawah ke atas, bukan sudah berada di atas lalu dibentangkan,” katanya.

Berita Terkait

Berikan Komentar