Harga Minyak Goreng Mahal, Pemkot Bogor Gelar Operasi Pasar Murah
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) Minyak Goreng di halaman Kantor Kecamatan Bogor Utara. Operasi pasar murah ini untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah harga minyak yang semakin mahal.
Camat Bogor Utara Riki Robiansyah mengatakan, OPM Minyak Goreng pertama di Kecamatan Bogor Utara ini sebanyak 6.000 liter. Dalam operasi pasar murah ini, masing-masing warga yang akan membeli minyak goreng diharuskan membawa kupon yang telah dibagikan sebelumnya. Adapun minyak goreng yang disediakan seharga Rp 14 ribu per liter dengan pembelian maksimal sebanyak 2 liter.
“Kita ini sistemnya sistem kupon yang sudah di data kelurahan, jadi siapa yang beli sudah punya kupon satu orang 2 liter itu,”kata Riki, Kamis, (13/1/2022).
“Untuk di enam kelurahan, kita bagi rata – rata 1 kelurahan kebagian 750 liter setiap warga di jatah 2 liter untuk 375 orang per kelurahan,”ujarnya.
Riki menjelaskan, saat ini harga minyak goreng di pasar harganya diangka 20 ribu perliternya. Menurutnya program pasar murah dari Kementrian perdagangan ini untuk membantu masyarakat.
“Memang di pasaran saat ini paling murah pun sekitar 20 ribu per liter . Ini alhamdulillah ada program dari kementrian perdagangan,”paparnya.
Dalam OPM ini kata dia, minyak goreng yang disediakan sebanyak 6000 liter. Akan tetapi minyak goreng itu tidak mencukupi, karena banyak warga yang tidak kebagian.
“Iya 6000liter masih kurang. Dan memang masih banyak yang ingin membeli karena harganya murah 14 ribu,” tandasnya.
Salah seorang pembeli minyak goreng Upi mengaku, beli minyak goreng disini harganya murah dibandingkan harga di pasar cukup mahal 1 liter 20ribu.
“Kalau di warung kan beli mahal 1 liter 20 ribu klu disni 14 ribu. Alhamdulillah membantu ya cuma gbsia beli banyak,”bebernya.
Menurutnya minyak goreng ini baginya sangat penting untuk kebutuhan menggoreng. Meski hanya diperbolehkan membeli 2 liter saja.
“Penting bgt minyak goreng bagi saya buat goreng goreng. Iya gpp di batasi belinya,”ujarnya. (Andi)
Berikan Komentar