
Gerakan Indonesia ASRI Diluncurkan, Satpol PP Jadi Garda Terdepan Atasi Darurat Sampah
Gerakan Indonesia ASRI Diluncurkan, Satpol PP Jadi Garda Terdepan Atasi Darurat Sampah
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai inisiatif nasional untuk mengatasi darurat sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata, bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Gerakan yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada awal 2026 ini menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju budaya hidup yang lebih peduli lingkungan, sehat, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Indonesia Incorporated.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan bersama Direktorat Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (POL PP dan LINMAS). Dalam pelaksanaannya, Satpol PP menjadi ujung tombak gerakan di lapangan dengan melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta, komunitas, hingga masyarakat luas.
Dalam kampanye ini, Satpol PP tidak hanya menjalankan fungsi penegakan peraturan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat melalui pendekatan humanis dalam mengedukasi pentingnya ketertiban, kebersihan, dan kepedulian terhadap ruang publik.
Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Aman berarti lingkungan yang bebas dari potensi bahaya, Sehat menggambarkan kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat, Resik berkaitan dengan pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan, sedangkan Indah mencerminkan ruang publik yang tertata rapi dan nyaman.
Gerakan ini difokuskan pada aksi nyata melalui kegiatan bersih-bersih rutin atau korvei yang melibatkan pemerintah dan masyarakat. Implementasi program juga didukung dengan pemanfaatan teknologi pengolahan sampah skala mikro di tingkat desa dan kelurahan.
Sebagai bagian dari gerakan tersebut, Kementerian Dalam Negeri bersama Satpol PP menggelar aksi bersih-bersih sampah bersama warga di kawasan Situ Gede pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
Direktur POL PP dan LINMAS, Sri Handoko Taruna mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI diharapkan menjadi gerakan bersama lintas sektor yang dilakukan secara masif baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Harapannya gerakan ini akan menjadi gerakan yang masif dilakukan oleh pemerintah baik di pusat maupun di daerah dan seluruh warga. Gerakan ini adalah gerakan yang bersinggungan dengan seluruh stakeholders,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan utama gerakan tersebut adalah menciptakan rasa nyaman yang nyata bagi masyarakat melalui lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
“Tujuannya sebenarnya begini, bahwa di wilayah atau di daerah itu masyarakat merasakan nyaman tentang kebersihannya, tentang kesehatannya, bahkan lingkungannya jadi enak dilihat, itulah yang disebut ASRI,” katanya.
Secara strategis, Gerakan Indonesia ASRI juga diarahkan untuk mengatasi darurat sampah nasional, mengakhiri praktik open dumping, serta mendorong penerapan sistem sanitary landfill sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan komunikasi yang lebih dekat dan relevan, kampanye ini mengajak masyarakat memulai dari kebiasaan kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga fasilitas umum, hingga aktif dalam kegiatan kerja bakti yang jika dilakukan secara kolektif diyakini dapat memberikan dampak besar terhadap kualitas lingkungan.
Ke depan, Gerakan Indonesia ASRI akan diimplementasikan melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari kampanye digital, aktivasi komunitas, hingga kolaborasi lintas sektor guna memperluas jangkauan dan dampak gerakan secara nasional.
Berikan Komentar