Gaet Generasi Milenial BTNGHS Kembali Lahirkan Duta Tanahalisa 

Mediabogor.co, BOGOR – Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) telah menyelesaikan rangkaian Pemilihan Duta Tanahalisa 2022 di Leuweung Geledegan Ecolodge, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. 
 
Peserta yang mengikuti ajang ini berasal dari dua Provinsi yang meliputi tiga kabupaten yang berada di kawasan (BTNGHS) , yakni perwakilan Mojang Jajaka Kabupaten Bogor, Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi dan Saija Adinda Kabupaten Lebak.
 
Ketua Pelaksana Pemilihan Duta Tanahalisa 2022, Erlan Sodahlan menjelaskan, pemilihan ini selain sebagai ajang membentuk influencer TNGHS namun juga cara kreatif pendidikan konservasi muda.
 
“Duta Tanahalisa ini bentuk dari pendidikan konservasi muda, cuma kita bikin konsepnya itu agak kreatif. Jadi gak cuma datang, bentuknya kelas, menyampaikan materi, kadang-kadang kita boring ya makanya kita bikin (Pemilihan Duta Tanahalisa 2022),” kata Erlan kepada wartawan, Selasa (3/8/2022). 
 
Erlan mengatakan, nantinya para Duta Tanahalisa 2022 ini akan diminta untuk membuat sebuah program kegiatan dalam rangka kampanye konservasi alam. 
 
“Nanti kita akan lebih banyak lagi kegiatan, terlebih sekarang makin banyak pendukung ya. Nanti kami juga akan minta Duta Tanahalisa yang terpilih ini, baik yang menjadi juara ataupun tidak untuk membuat satu program kegiatan selama 2022 yang berkaitan dengan kampanye konservasi alam khususnya di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak,” jelas Erlan.
 
Pemilihan Duta Taman Nasional Gunung Halimun Salak (Duta Tanahalisa Tahun 2022) merupakan kegiatan pendidikan konservasi alam yang dikemas melalui kegiatan kreatif.
 
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang bekerja sama dengan berbagai pihak, yaitu PT Indonesia Power Kamojang POMU Unit PLTP Gunung Salak, Star Energy Geothermal Salak, Ltd,PT Antam, Tbk. 
 
UBPE Pongkor didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak – Banten, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bogor serta Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi.
 
Kegiatan Pemilihan Duta Tanahalisa Tahun 2022, diselenggarakan mulai dengan Pembukaan pada tanggal 23Juli 2022 sampai dengan puncaknya pada tanggal 2 Agustus 2022. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Road to HKAN (Hari Konservasi Alam Nasional) yang jatuh pada setiap tanggal 10 Agustus. 
 
Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap karantina yang dilaksanakan pada tanggal 25 sd 28 Juli 2022, dan tahap grand final yang dilakukan pada tanggal 1 s.d. 2 Agustus 2022. 
 
Selama masa karantina, para peserta yang berjumlah 15 orang yang berasal dari Kabupaten Lebak, Bogor dan Sukabumi ini mendapatkan pembekalan materi terkait kegiatan konservasi alam yang dilaksanakan di Indonesia,terutama di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. 
 
Dilakukan juga pembelajaran lapangan terkait pengembangan wisata alam dan pelepsliaran satwa Elang Jawa di Situ Gunung Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
 
Adapun pada tahap Grand Final, para peserta mengikuti Question and Answer Test (Q&A test) yang ditujukan untuk menguji hasil pembelajaran pada masa karantina. Dilakukan juga unjuk bakat, untuk mengapresiasi bakat seni dan budaya yang dimiliki oleh para peserta.
 
Di puncak acara pada tanggal 2 Agustus 2022, dilaksanakan penobatan Duta Tanahalisa 2022, serta penentuan para juara. Adapun yang menjadi juara pada Duta TanahalisaTahun 2022 adalah:
 
Vanggi Eka Riski dari Kabupaten Sukabumi sebagai Tana Pinilih,
 
Putri Intan Melina J. dari Kabupaten Lebak sebagai Halisa Pinilih,
 
Ferdiansyah dari Kabupaten Lebak sebagai Pinilih II Putra Duta Tanahalisa Tahun 2022
 
Nur Alvi Maulidi H. dari Kabupaten Sukabumi sebagai Pinilih II Putri Duta Tanahalisa Tahun 2022
 
Muh. Jejen Nur Syukrillah dari Kabupaten Sukabumi sebagai Pinilih III Putra Duta Tanahalisa Tahun 2022
 
Almira Van Fadhila dari Kabupaten Lebak sebagai Pinilih III Putri Duta Tanahalisa Tahun 2022.
 
Penobatan serta penyematan selempang dan pemberian hadiah bagi para juara dilaksanakan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, didampingi pengurus DWP Ditjen KSDAE dan DWP Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
 
kedepannya, diharapkan para Duta Tanahalisa Tahun 2022 ini dapat berperan sebagai role mode, agent of change dan influencer serta terlibat langsung dalam upaya-upaya konservasi alam, khususnya yang dilaksanakan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak.(andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar