Diduga Penistaan Agama, Ummat Muslim Bogor Desak Proses Hukum Sukmawati

Diduga Menista Agama, Ummat Muslim Bogor Desak Proses Hukum Sukmawati

 

 

Mediabogor.id, BOGOR- Ratusan umat muslim Bogor raya menggelar aksi damai di depan Tugu Kujang, Jalan Raya Pajajaran,  Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor. Dalam aksinya, mereka menyuarakan tuntutan dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu, dan pihak berwajib segera untuk memproses ke jalur hukum.

 

“Jadi maksud dan tujuan sebenarnya adalah mengingat sabda nabi Muhammad SAW, orang yang tidak bisa mengatur hati nya maka dia lidahnya ucapannya tidak akan teratur dan ini bisa menyebabkan akan berbahaya pada dirinya sendiri,” ucap Pimpinan Majelis Zikir Rotibul Hadad Bogor Raya, Muhammad bin abdul rahman al Ghazi, saat di temui di lokasi, Jumat (13/12/2019).

 

Ia mengatakan, jangankan di dalam forum umum kepada umat islam, tetapi di dalam forum rumah tangga saja pun lidah yang tidak teratur akan menjadi berantakan rumah tangga nya.

 

” Maka kami menggelar aksi ini bermaksud untuk biar menjaga lidahnya, tidak menjadikan suatu permasalahan terus menerus, yang mana saat ini kita lagi pengen bagaimana selesai dari Pilpres,” kata dia.

 

“Kita bersatu kembali bangun republik Indonesia dengan damai tanpa ada diskriminalisasi tanpa ada kriminalisasi kepada khususnya umat islam,” jelasnya.

 

Baik siapapun yang berperanan yang menyampaikan hak yang batil (salah) jangan dianggap musuh.

 

Muhammad Bin Abdul Rahman menegaskan, yang pertama beri suatu efek jera jangan sampai dijadikan asumsi.

 

“Kalau kami mengatakan seperti ini, akan biasa saja terduga gak akan ditangkap. Maka itu kami berharap pihak keamanan khususnya yang memang menangani hal tersebut, ayo bersikap adil jangan sesuatu hal yang beberapa hari yang lalu ada medsos persekusi salah satu  orang dari ormas itu dipersekusi mereka tiba-tiba langsung DPO ini kan aneh,” tegasnya.

 

Orang yang menghina Nabi yang sangat tidak ada penghormatan pada Nabi bahkan Nabi dianggap seorang pencolong, pencuri ini suatu penghinaan luar biasa dan lidah yang tidak terjaga akan menyakitu umat Islam jangankan mubalig umat islam siapapun pasti akan tersakiti.

 

” Perbedaan Pilpres selesai, saat ini permasalahan murni karena kita punya nabi dihina kita minta keadilan disitu ayo tegakan keadilan,” imbuhnya. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar