Devie Prihartini Sultani Akan Kawal dan Beri Pemahaman Warga Penerima Bantuan UMKM

Devie Prihartini Sultani Akan Kawal dan Beri Pemahaman Warga Penerima Bantuan UMKM

Mediabogor.id, BOGOR- Politisi Partai NasDem Devie Prihartini Sultani (DPS) akan mengawal dan memberikan pemahaman kepada para calon penerima bantuan dari pemerintah pusat melalui Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) menggulingkan Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 2,4 juta. Program itu disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) beberapa waktu lalu. 

Dikatakan salah satu Anggota DPRD kota Bogor komisi lV ini, masih ada beberapa masyarakat yang belum mendapat hasil berita penerimaan bantuan dan ada juga yang sudah mendapatkan sms langsung dari Bank yang di tunjuk pemerintah pusat,”ungkap anggota DPRD kota Bogor komisi lV, Senin (26/10/2020)

“Saya berikan pemahaman kepada mereka semua ada proses ada mekanisme. Karena program ini berlaku di seluruh Indonesia, maka harus bertahap,” katanya.

Selain itu menurut wanita yang akrab disapa DPS ini, kalau proses verifikasi lolos maka di pastikan warga yang mengajukan akan menerimanya. Hanya disini harus sabar ada waktunya.

“Kalau ternyata persyaratan ada yang tidak sesuai dari syarat utama yang di haruskan maka calon penerima bantuan ini kemungkinan besar akan gagal menerima bantuan.

Memang mayoritas pelaku UMKM sudah melakuan pencairan Lanjut DPS, ada juga yang tinggal menunggu pencairan karena sudah mendapatkan sms dari Bank yang di tunjuk ada juga yang masih menunggu informasi.

“Insya Allah kita bantu kawal, sinergi aktif dengan dinas terkait
yang kita rasa memang sangat membantu pro aktif dalam meluncurkan program ini.

maka warga yang telah menerima bantuan tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pak Presiden, Kementrian Koperasi dan UMKM , Pemkot Bogor, Kadis koperasi dan UMKM Kota Bogor.

Masih kata DPS, untuk di wilayah Gg. Cendana, Kecamatan Bogor Barat saja ada lebih dari 20 penerima bantuan. Tadi saya kunjungi sekitar 10 bantuan berupa uang sjumlah 2.4jt di dalam saldo rekening mereka.

“Saya sempat tanyakan apakah ada potongan ? mereka semua menjawab tidak ada (Alhamdulillah).

Namun menurunnya, kendala bagi mereka yang memiliki cicilan atau hutang baik ke bank ato lembaga keuangan maka gagal menerima bantuan. “Ini juga di keluhkan oleh mereka calon penerima bantuan.

Tadi ada salah satu RT bilang mereka pinjam kan untuk usaha karena memang ga da modal bu seperti itu,” keluhnya.

Sampai saat ini saya dan team DPS. terus berkomitmen untuk ikut mengawal program-program baik dari tingkat pusat provinsi maupun kota agar sampai tepat sasaran kepada masyarakat.

Dari ini semua tak lupa, saya juga mengingatkan kepada warga agar peduli dengan kondisi tetangga skitar, sadar dan lingkungan agar terus menjalankan protokol kesehatan dan bantu warga yg memang harus berdiam diri di rumah,” imbuhnya. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar