Daya Beli Menurun Imbas Naiknya Harga Kebutuhan Pokok

Mediabogor.co, BOGOR – Memasuki Bulan Suci ramadhan harga kebutuhan pokok seperti daging sapi dan ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor masih tinggi. Imbasnya, daya beli masyarakat mengalami penurunan.

Seperti yang terjadi di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor ini. Sejumlah pedagang mengaku kehilangan pembeli karena bahan pokok yang dijualnya masih tinggi hingga saat ini.

Kenaikan harga daging sapi menyentuh Rp150 ribu dari sebelumnya Rp120 ribu perkg. Sedangkan untuk harga daging ayam sendiri saat ini menyentuh angka Rp40 ribu dari sebelumnya Rp35 ribu perkg.

“Dari Munggah juga udah naik daging mah. Sekarang 150 ribu perkg, dari 4 hari sebelum puasa,” kata pedagang daging sapi, Pepen.

Akibat naiknya harga, menurutnya, jumlah pembeli daging sapi mengalami penurunan. “Jumlah pembeli turun pada mahal begini, mau gimana belinya. Kita juga ga tau kenapa bisa mahal, kita mah ngikutin dari atas aja,” katanya.

Hal yang sama dialami pedagang daging ayam, Fatur. Menurutnya, kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sebelum ramadhan.

“Normalnya 35 sekarang 40 ribu perkg, udah hampir seminggu, serba naik daging-daging. Banyak yang komplain tapi mau bagaiamana lagi, gak bisa apa-apa, komplain gara-gara harganya naik,” katanya.

Kenaikan harga diakuinya, omset yang di dapat perhari mengalami anjlok. Biasa perhari bisa menjual satu kwintal daging ayam, kini hanya berkisar di angka 70 kgan.

“Anjlok. Paling hebat 70 kgan bisa lakunya. Kita juga ga tau naiknnya karena apa, dari sananya memang udah naik. Awalnya sayur-sayuran sekarang daging pada naik di bulan puasa,” ujarnya. (Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar