
Bogor Selatan Percepat Pembangunan, Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan terus mempercepat berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari penanganan anak putus sekolah, peningkatan kualitas pendidikan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama yang dijalankan sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Bogor.
Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi, mengatakan Kecamatan Bogor Selatan memiliki luas wilayah sekitar 30.000 hektare dengan jumlah penduduk mencapai kurang lebih 225 ribu jiwa. Menurutnya, tantangan terbesar yang masih dihadapi wilayah tersebut adalah persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi aspirasi utama masyarakat.
“Bogor Selatan masih berkembang dan tantangan terbesar kami adalah infrastruktur. Berdasarkan pembahasan LKPJ 2025 bersama Komisi I dan Komisi III DPRD Kota Bogor, sekitar 40 persen anggaran Dinas PUPR untuk pembangunan sarana dan prasarana diarahkan ke wilayah Bogor Selatan. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 23 Juli 2026.
Ia menyampaikan, dukungan penuh dari Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menjadi motivasi bagi pemerintah kecamatan untuk terus mendorong percepatan pembangunan di wilayah selatan Kota Bogor.
Di sektor pendidikan, Harry menjelaskan bahwa Kecamatan Bogor Selatan ikut mendukung Program Strategis Nasional sekaligus visi Bogor Cerdas yang diusung Pemerintah Kota Bogor. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengurangi angka anak putus sekolah melalui kolaborasi bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Dalam momentum Hari Jadi Bogor (HJB), pihak kecamatan bersama aparatur kelurahan berhasil mendata sekaligus mengarahkan sekitar 350 anak putus sekolah untuk kembali mendapatkan layanan pendidikan melalui 12 PKBM yang tersebar di Bogor Selatan.
“Alhamdulillah berkat kolaborasi seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan, sekitar 350 anak putus sekolah sudah masuk ke dalam program pendidikan melalui PKBM. Ini merupakan ikhtiar bersama agar mereka kembali memperoleh hak pendidikan,” katanya.
Selain itu, pemerintah pusat juga akan menghadirkan Program Sekolah Rakyat yang diproyeksikan menampung sekitar 1.000 siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kota Bogor. Program tersebut diharapkan mampu membantu menekan angka anak putus sekolah, termasuk di wilayah Bogor Selatan.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga direncanakan membangun SMA Negeri 12 di kawasan Kertamaya. Rencana pembangunan sekolah tersebut telah disampaikan Wali Kota Bogor dalam Musrenbang Kota Bogor pada Maret 2026.
Harry menambahkan, Pemerintah Kota Bogor juga terus memberikan perhatian kepada sekolah swasta melalui dukungan anggaran pendidikan. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata tanpa membedakan sekolah negeri maupun swasta.
Di bidang infrastruktur, Harry menilai pembangunan Bogor In Ring Road menjadi salah satu proyek strategis yang akan mempercepat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan Bogor Selatan.
Ia mengungkapkan, kebutuhan lahan untuk proyek tersebut mencapai sekitar 11 hektare. Hingga saat ini, sekitar 7 hektare telah memasuki proses hibah maupun penyerahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) dari para pengembang kepada Pemerintah Kota Bogor.
“Alhamdulillah para pengembang perumahan memberikan dukungan. Dari kebutuhan sekitar 11 hektare lahan, sebanyak 7 hektare sudah berproses untuk diserahkan kepada Pemerintah Kota Bogor. Ini menjadi langkah penting untuk mewujudkan Bogor In Ring Road,” jelasnya.
Harry berharap seluruh elemen masyarakat terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan Bogor Selatan yang lebih maju, khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Saya memohon dukungan dalam mengimplementasikan apa yang menjadi keinginan dari masyarakat Bogor Selatan,” pungkasnya.
Berikan Komentar