Bima Lantik Direksi Baru Perumda Tirta Pakuan di Zona Merah
Bima Lantik Direksi Baru Perumda Tirta Pakuan di Zona Merah
Mediabogor.id, BOGOR – Rino Indira G yang sebelumnya menjabat Dirut Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Jawa Barat, kini resmi menjabat Dirut Utama menggantikan Deni Surya Senjaya. Sedangkan, Rivelino Rizky sebagai Direktur Umum (Dirum) dan Ardani Yusuf sebagai Direktur Teknik (dirtek).
Pelantikan Direksi baru Perumda Tirta Pakuan di wilayah paling bermasalah (zona merah) Perumahan Bumi Menteng Asri, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.
Bima Arya Sugiarto Wali Kota Bogor berpesan kepada direksi baru ini agar PDAM menginplementasikan bisnis plan yang sudah ada, karena persoalan itu pasti persoalan struktural, mungkin kualitas sambungan, kebocaoran air dan lain lain.
“Jadi saya minta direksi betul-betul fokus, bukan saja aspek kuantitas menambah sambungan tapi kualitas yang sudah ada, menjaga agar customer kita tetap sabar dan loyal , kepuasan pelanggan diatas segalanya, penghargaan membuat kita bangga, tapi kepuasan dari pelanggan adalah prasyarat utama,” katanya, usai melantik Direksi baru Perumda Tirta Pakuan, Selasa (01/11/2020).
Selain itu, lanjut Bima direksi baru juga harus melakukan pembenahan secara struktural, juga membenahi bagaiamana PDAM mengkomunikasikan kepada warga. Saat ini masih banyak warga yang komplain langsung kepada wali kota.
“Masa komplain semuanya masuk ke walikota, masa semuanya walikota yang menjelaskan,” katanya.
Bima juga memaparkan, PDAM harus mampu megkomunikasikan dengam semua, termasuk dengan aparatur wilayah, untuk itu dirinya minta direksi benahi komunikasi dan benahi tataran teknis dilapangan.
“Direksi baru ini adalah generasi muda PDAM yang memiliki semangat yang luar biasa. Saya titip suatu hal yang sangat penting, tidak mungkin PDAM bisa bekerja dengan maksimal tanpa solidaritas di internal, kebersamaannya di kuatkan dan selalu meminta masukan dari para senior PDAM,” bebernya.
PDAM menoreh banyak sekali prestasi dengan berbagai macam aspek, menurut Bima tentu ini sesuatu yang sangat membanggakan.
“Namun, dilapangan masih banyak keluhan-keluhan warga, dilapangan masih banyak warga yang tidak paham atas penghargaan yang diberikan berdasarkan apa. Banyak yang langsung menyampaikan keluhan kepada saya mengapa sambungan air dirumahnya tidak pernah lancar,” imbuhnya. (Nick)
Berikan Komentar