Bima Arya Resmikan Hutan Kampung, DPS : Banyak Potensi yang Dikembangkan

Bima Arya Resmikan Hutan Kampung, DPS : Banyak Potensi yang Dikembangkan

Mediabogor.id, BOGOR- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (FPRD) Kota Bogor Devie Prihartini Sultani (DPS) menyambut baik telah diresmikannya Hutan Kampung yang berlokasi di RW 14 Taman Yasmin sektor 1, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, oleh Wali Kota Bogor Bima Arya.

Menurut anggota Komisi 4 ini, Hutan Kampung yang di inisiasi langsung oleh warga RW 14 secara swadaya dilahan seluas 1,4 hektar merupakan hal yang baik dengan harapan kedepan hal ini bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain bahwa lahan seperti ini bisa dimanfaatkan dan sangat berpotensi diberbagai sektor mulai dari pertanian, perikanan hingga edukasi masyarakat.

“Saya melihat ada prospek baik dengan pemanfaatan lahan yang dijadikan Hutan Kampung ini. Sebelumnya memang banyak tempat seperti ini khususnya di Bogor Barat namun kalau tidak dimanfaatkan tidak akan menjadi apa apa. Jadi, ide dan inisiatif dari warga RW 14 sudah sangat baik dan kami sangat mensupport,” ucapnya, Selasa (18/8/20).

Devie juga berharap support dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor termasuk semua dinas terkait bisa menjadikan Hutan Kampung ini menjadi lebih baik karena banyak potensi yang bisa dikembangkan seperti adanya jongging track sampai tempat edukasi bagi para siswa sekolah untuk mengetahui jenis jenis pohon, habitat hewan dan pertanian yang ada di Hutan Kampung.

“Tempat ini juga bisa dikembangkan sebagai sarana berkreasi para remaja milenial untuk menyalurkan bakat positifnya, tempat kuliner, pariwisata sampai kerajinan dari warga sekitar. Artinya tempat ini bisa bermanfaat bagi semua kalangan. Saya berharap masyarakat disini mempunyai rasa memiliki sehingga bisa bersama sama menjaga dan memelihara keasrian Hutan Kampung. Saya apresiasi yang setinggi tingginya khususnya bagi warga RW 14 yang bisa menjadi contoh bagi warga lain di Kota Bogor,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya usai meresmikan Hutan Kampung mengatakan, ini inisiatif yang keren dari warga dan sebagai contoh kalau misalnya kolaborasinya bagus lahan seperti ini bisa dimanfaatkan menjadi tempat yang lebih baik. Apalagi, lahan ini fasos dan fasum yang berada di pemukiman.

“Saya titip juga kepada lurah, camat dan dinas untuk mem-backup apa yang dibutuhkan seperti potensi jogging track, urban farming dan masih banyak lagi yang bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Menurut Bima, sekarang ini yang sedang di dorong oleh pemkot yakni aset aset dan fasos fasum yang akan dikembangkan namun dikelola oleh warga. “Saran saya tim nya harus jelas dan kuat, jangan sampe lahannya potensial tetapi timnya tidak siap. Kita fokus ke wilayah dulu, jangan dulu keluar minimal adanya inisiatif ini bisa bermanfaat bagi pemukiman, itu sudah bagus,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua RW 14 Goenawan Wibisono menambahkan, di wilayah Taman Yasmin sektor 1 sudah ada 13 titik taman yang tersebar di semua RT, tetapi yang terbesar lahannya dan sudah 18 tahun belum pernah terjamah, hanya di RW 14.

“Hadirnya Hutan Kampung disini sudah disepakati oleh seluruh warga dan setuju untuk memanfaatkan lahan ini dengan catatan seluruh pohon tidak boleh ada yang ditebang. Kita sepakati juga di Hutan Kampung akan ada jongging track dan melestarian habitat hewan dan semua jenis tanaman yang ada. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dibantu oleh tim kami bernama Darling 14,” imbuhnya. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar