Bima Arya Geram, Jajaran Pejabat Disdik Kota Bogor Akan Dievaluasi
Mediabogor.co, BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku geram atas lambatnya penanganan Sekolah Dasar Negeri Bantarjati 9 yang ambruk di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Bima juga akan mengevaluasi besar-besaran pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor dalam waktu dekat ini.
Hal itu dikatakan Bima Arya usai meninjau bangunan ambruk SDN Bantarjati 9 Kota Bogor.
“Saya akan evaluasi Disdik secara keseluruhan, kabid-kabidnya terutama, karena Kabid (kepala bidang) yang langsung bertanggungjawab kepada fisik,” kata Bima Arya, kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).
“Kalau tidak mampu, ya gausah jadi Kabid, kalau ga mampu turun kebawah gausah jadi Kabid,” tambah Bima.
Bima Arya mengaku, memang kerusakan bangunan di SDN Bantarjati 9 ini sudah dilaporkan pihak sekolah sejak Oktober 2022 lalu. Namun jajaran Disdik lambat menindaklanjutinya.
Menurut Bima, seharusnya mereka bergerak cepat dan lebih cepat lagi. Sebab, pendidikan itu berkaitan dengan masalah nyawa tenaga dan peserta didik.
“Mereka Disdik juga telat menindak lanjuti itu, harusnya gerak cepat, gerak cepat lebih cepat lagi. Dua bulan itu udah lama, jadi begitu masuk laporan ya disini harus inovasi nanti gak bisa pake ini,” tegas Bima.
“Ini laporan pake apa? Pakai surat, nah Disdik harusnya buat aplikasi langsung, jadi begitu ada persoalan foto atau apa, jadi langsung dari online kita tahu kondisinya seperti apa. Saya akan evaluasi besar-besaran di Disdik, saya tidak mau lagi ada ruang sekolah yang ambruk, karena ini masalah nyawa,” sambungnya.
Dalam kunjungannya ke SDN Bantarjati 9, Bima sudah memastikan bahwa sistem pembelajaran tetap berjalan meski ada tiga bangunan yang terganggu akibat kejadian satu ruang kelas ambruk ini.
“Jadi ini saya minta dan pastikan dulu tadi gimana merapihkan pembelajarannya dan kepala sekolah menjelaskan bisa diatur ruang kelasnya dan ini akan langsung dianggarkan di tahun 2023, Rp200 juta untuk perbaikan ini,” tandasnya. (Andi)
Berikan Komentar