Belajar di Rumah Sampai Akhir Tahun? Ini Kata Kadisdik Kota Bogor

Belajar di Rumah Sampai Akhir Tahun? Ini Kata Kadisdik Kota Bogor

Mediabogor.id, BOGOR- Fachrudin Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jawa Barat menyatakan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kota Bogor siap menyesuaikan dengan kondisi covid-19.

“Untuk tahun pelajaran baru, kita tunggu kalender pendidikan dari pusat,” ungkapnya saat dikonfirmasi Mediabogor.id, Senin (27/04/2020).

Ia mengatakan, proses belajar dirumah sudah disiapkan sampai kenaikan kelas, kalender akademis dan teknisnya sesuai surat edaran terdahulu.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan skenario belajar dari rumah hingga 2020. Hal itu Sebagai antisipasi andai wabah virus corona (Covid-19) masih belum berakhir di Indonesia hingga akhir tahun.

“Kita sedang siapkan kalau nanti belajar dari rumah ini bisa terjadi sampai akhir tahun,” haltersebut di sampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbud Muhammad Hamid dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat (24/4/20) lalu.

Hamid mengatakan hingga hari ini tercatat sebanyak 97,6 persen sekolah sudah melakukan pembelajaran jarak jauh. Sisanya sebanyak 2,4 persen belum melakukan karena daerahnya tidak terjangkit corona atau tidak memiliki perangkat pendukung.

“46 persen lainnya gurunya masih mengajar dari sekolah, tapi muridnya di rumah. Karena ada beberapa daerah yang masih mewajibkan guru-guru datang ke sekolah, secara piket bergantian,” terang Hamid.

Sejauh ini, Kemendikbud sudah membuat beberapa program seperti Rumah Belajar sampai Belajar dari Rumah di TVRI  dan RRI untuk mendukung proses belajar. Program untuk siswa berkebutuhan khusus masih dirancang.

Begitu juga siswa SMK yang seharusnya sudah menjalani kerja praktik namun tak bisa dilakukan secara langsung maupun via internet.

“Karena kita harus bicara dulu dengan industri dan yayasan-yayasan yang menangani anak berkebutuhan khusus,” kata Hamid.

Jika kegiatan belajar mengajar di rumah diperpanjang hingga akhir tahun, maka harus ada penyesuaian kembali berkenaan dengan tahun ajaran baru. Kemendikbud akan membuat penyesuaian agar tiap sekolah dapat menjalankan KBM di masa tahun ajaran baru.

Mengacu pada kalender pendidikan, Tahun Ajaran 2020/2021 mulai pada Juli 2020 sampai Juni 2021 setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) usai dilaksanakan.

Menurut Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020, dinas pendidikan dan sekolah harus menyiapkan PPDB di wilayahnya yang mengikuti protokol kesehatan. Orang tua dan siswa tidak boleh berkumpul secara fisik di sekolah. Dengan kata in PPDB dianjurkan dilakukan daring. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar