Bejad, Pasca Ditinggal Ibunya Meningga, Bocah Ini “Digauli” Oleh Ayah Tiri dan Kakak Kandungnya
Mediabogor.com, News – Nasib Bunga (nama samaran) sungguh malang, ia diduga dicabuli berkali-kali oleh ayah tiri dan abang kandungnya pasca ditinggal mati ibu kandungnya. Ironisnya, pelaku yang seharinya menjadi pelinding, justru merusak mada depan Bungan yang ingin masuk sekolah di tahun mendatang oleh ayah tirinya yang berinisial SR (45). Aksi cabul sang ayah juga diikuti anak lelakinya yang sudah dewasa untuk menggauli dan merusak keperawanan Bunga.
Sama dengan kelakuan sang ayah, sang abang berinisial KH (30) juga tega menyekap mulut korban agar tak meronta, lalu menyetubuhi adiknya di rumah yang mereka kontrak di kawasan Pasar 7 Tengah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Baca juga : WADUH,BOCAH TK DI KOTA BOGOR DIDUGA ALAMI PENCABULAN, IBU KORBAN:SEDIH PELAKU MASIH BERKELIARAN
“Yang pertama ngapain saya duluan adalah ayah saya. Dia ayah tiri. Lalu abang saya juga. Ibu saya sudah meninggal. Saya tinggal di rumah sama ayah dan abang saya,” tutur, Bunga sewaktu diantar tetangganya ke kantor polisi Polsek Percut Sei Tuan, Rabu (6/9/17).
Apa yang menimpa Bunga mulai terbongkar saat, NM (56) tetangga sekaligus pemilik kontrakan yang ditempat korban bersama ayah dan abangnya, menyapa Bunga yang kerap lusuh dan sedih.
“Beberapa hari lalu, saya lihat dia (Bunga) kondisi dan raut wajahnya kasihan kali. Saya tanyain dia diem aja dam belum mau ngaku. Terus anak ini saya mandiin, disitu saya lihat kemaluannya berkurap, jadi saya tegur anak ini kok jorok sekali,” ujar NM dihadapan wartawan dan polisi di Polsek Percut Sei Tuan.
Baca juga : BEJAD, 6 DARI 7 TERSANGKA PENCABULAN DI KOTA BOGOR MASIH BOCAH SMP DAN SMA
Dikatakannya NM lagi, melihat Bunga yang tak diurus oleh ayah tirinya, kerap ditinggal sendiri di rumah. Lantaran kasihan NM rela memperhatikan hingga mengobati kurap yang ada di kemaluan bunga hingga sembuh.
“Beberapa hari saya obati pakai salep disekitar kemaluannya, lama-lama baru dia (Bunga) cerita kalau ayah dan abangnya telah menggaulinya. Saya terkejut. Saya sempat pertanyakan ke ayahnya, tapi dia mengelak bahkan katanya mau melaporkan saya balik karen telah menuduh mencabuli anaknya. Lalu diam-diam saya bawa Bunga kesini,” ungkap NM.
Sebelum menjalani pemeriksaan di ruang Unit Perempuan dan Anak Polsek Percut Sei Tuan, Bunga sedikit bercerita tentang ayahnya yang bekerja sebagai tukang cuci mobil bus Barumun di kawasan SM Raja Medan. Sedang abangnya, KH bekerja sebagai pegawai disebuah restoran.
“Aku belum sekolah Om, rencananya tahun depan mau masuk sekolah SD,” kata bunga dengan polosnya kepada wartawan.
Terkait kedatangan korban dan laporannya, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahean, SiK saat dikonfirmasi, mengaku segera menindaklanjuti pengaduan tersebut. “Kasusnya masih diproses ya,” sebut, Kapolsek.
(sumber:kabarin.co)
Berikan Komentar