Bansos Dampak Covid-19, Anita : Tidak Ada Satupun yang Ambil Keuntungan
Bansos Dampak Covid-19, Anita : Tidak Ada Satupun yang Ambil Keuntungan
Mediabogor.id, BOGOR- Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor untuk masyarakat terdampak pendemi Covid-19 mulai disalurkan. Dari penyaluran bantuan senilai Rp500 ribu dilakukan melalui kantor Pos Indonesia yang dilanjutkan untuk didistribusikan langsung kepada penerima.
“Kami meminta semua dinas harus kerja cepat dan berharap tidak ada satu pihak pun yang tega mengambil keuntungan di masa pandemi ini,”ungkap Anita Primasari Mongan, salah anggota legislatif DPRD kota Bogor, Selasa (28/04/2020)
Ia mengatakan, tercatat dari total yang disediakan kuota 23.000 kuota BLT, baru 19.904 Kartu Keluarga (KK) yang datanya sudah clean and clear.
“entunya dengan sistimatis juga management yang baik, pasti akan bisa membantu semua warga Kota Bogor dalam menyambung hidup mereka dimasa sulit ini,” kata dia.
“Akan tetapi, jika dinas-dinas masih terbiasa kerjanya lambat, ya bisa dilihat hasilnya. Saat terjadi situasi tak diharapkan, maka bukannya membantu, malah bikin susah rakyat,” ungkap Anita.
Anita melanjutkan, namanya dalam situasi seperti ini pasti semua pihak bisa di katakan ‘gugup’, sehingga banyak faktor yang membuat data-data ini menjadi agak sedikit kurang pas, belum diperbaharui atau (update) dan akhirnya jadi tidak sinkron. Dirinya juga sudah melihat kepala daerah baik wali kota dan wakilnya sudah bekerja dengan sangat baik. Mudah-mudahan didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik juga.
“Saya berharap tidak ada satu pihak pun yang tega mengambil keuntungan di masa pandemi ini yang bisa menyebabkan ada sebagian rakyat kelaparan. Sebab kami tahu saat ini anggaran terbatas sehingga yang terbantu hanya sedikit,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata dia, bantuan itu benar-benar untuk rakyat yang sangat membutuhkan, tidak ada yg doble dan tidak ada manipulasi data. Jadi harus adil dan merata.
Salah satu penerima bantuan tunai, Ibu Rumsi mengaku, dirinya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah, nantinya bantuan tersebut akan dipergunakan untuk buka puasa dan sahur keluarga selama bulan ramadan.
“Iya, ini untuk buka puasa dan sahur, alhamdulillah bersyukur banget ada bantuan tunai jadi bisa untuk keperluan sehari-hari,” tutur Rumsi usai menerima BLT, di halaman gedung kecamatan Bogor Utara, Tegal Gundil.
Kata dia, selama adanya penyebaran virus corona pemasukannya sangat terganggu karena sudah tidak bekerja lagi.
“Iya saya biasanya jualan, jualan keluar keliling jadi reseler gitu tapi sejak Covid-19 saya off dulu, kalau sebelumnya tidak pernah dapat bantuan. Baru kali ini saja saat pendemi Covid-19 dapat bantuan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Data Informasi dan Penyuluhan pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Sumartini mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan melalui kantor Pos.
“Kami serahkan bantuannya melalui kantor pos nanti kantor pos yang akan mendistribusikannya by name by adrees, kalau target penyelesaiannya kalau kata kantor diperkirakan 15 hari,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, nampak terlihat beberapa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor dan beberapa Kepala Dinas (Kadis) ikut menyaksikan langsung pambagian BLT yang diserahkan secara simbolis oleh walikota Bogor Bima Arya. (Nick)
Berikan Komentar