Bangunan Eks Pasar Sukasari Diratakan Rencananya Akan Dibangun Pusat Kuliner Dan Kantung Pasar

Bangunan Eks Pasar Sukasari Diratakan Rencananya Akan Dibangun Pusat Kuliner Dan Kantung Pasar

Mediabogor.com, BOGOR – Bangunan eks pasar Sukasari diratakan dengan tanah hingga membuat puluhan pedagang harus pindah ke tempat baru yang disediakan PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor pada Rabu (25/7) siang. Rencananya eks pasar Sukasari akan dijadikan pusat kuliner dan kantung parkir yang luas di wilayah Sukasari.

Kabag Hukum dan Humas PD PPJ, Heru Chaerudin mengatakan, pagu untuk lelang bangunan Eka pasar Sukasari adalah Rp80 juta, tetapi ada PT. Roket yang berani dengan harga Rp130 juta.

“Rencananya akan dijadikan parkir dan pusat kuliner Suksari. Namun masih dalam kajian sehingga ada rencana pengembangan lainnya dilahan seluas 2.400 meter persegi itu,” singkatnya saat dihubungi pada Rabu (25/7/18) sore.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala unit Pasar Sukasari, Srikaryatno mengatakan, pembongkaran bangunan itu dikarena keberadaan gedung yang tidak layak 27 tahun tidak direnovasi sehingga membahayakan bagi para pedagang.

“Setelah dibongkar bangunannya, lahan diperuntukkan sebagai pusat kuliner Suksari sesuai arahan direksi PD PPJ,” ungkapnya kepada awak media.

Sri melanjutkan, untuk pengerjaan ditargetkan selama 30 hari kerja oleh PT.Roket, dimulainya pelaksanaan dari tiga hari lalu. Tetapi mulai dirobohkan hingga rata dengan tanah pada Rabu (25/7/18) ini.

“Mudah-mudahan target tercapai. Nanti setelah pembongkaran selesai, akan ada pengurugan hingga lahan rata dan bisa dijadikan areal parkir kendaraan,” tambahnya.

Sri mengatakan, akibat pembongkaran ini ada para pedagang yang awalnya belum direlokasi, mendadak dipindahkan sementara. Diantaranya ada para pedagang bunga dan kuliner, kalau pun ada pedagang lain disesuaikan tempatnya.

“Kami merencanakan pedagang bunga ditempatkan didepan pasar Sukasari atau eks Sangrila, pedagang kuliner disesuaikan dengan space tempat,” tuturnya.

Sri menjelaskan, sesuai data ada 22 pedagang bunga, soto dan bakso yang direlokasi. Untuk pembayaran sewa para pedagang hanya diberlakukan retribusi Rp5.000 perhari.

Berita Terkait

Berikan Komentar