Balap Sepeda Bupati Cup 2026 Dimulai, 437 Pebalap Turun di Pakansari

Mediabogor.co, BOGOR – Balap sepeda Bupati Cup 2026 “Tour Malasari Halimun Salak Series 2” mulai digelar di Kabupaten Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Sebanyak 437 pebalap dari 78 kabupaten dan kota yang tersebar di 18 provinsi ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Pada hari pertama, para pebalap bersaing di nomor criterium yang berlangsung di Jalur Lambat Jalan Raden Ipik Gandamana, Gelora Pakansari, Cibinong.

Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kabupaten Bogor, Tedi Kurniawan, mengatakan jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Pada 2025 lalu, jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan ini tercatat sebanyak 222 orang.

“Tahun ini meningkat menjadi 437 peserta dari 78 kota dan kabupaten yang ada di 18 provinsi,” terang Tedi, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Tedi, peningkatan jumlah peserta menunjukkan antusiasme terhadap ajang balap sepeda tersebut semakin tinggi.

Ia menyebut peserta yang datang bukan hanya dari wilayah Bogor, tetapi juga dari berbagai daerah lain hingga mancanegara.

“Event ini akan menjadi agenda tahunan, dan menjadi salah satu poin untuk pembinaan para atlet,” terang Tedi.

Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Agustus 2026. Selain criterium, peserta juga akan mengikuti nomor individual road race dan Mountain Bike (MTB) Uphill.

Untuk individual road race, perlombaan akan dimulai dari Pakansari dan berakhir di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

“Untuk individual road race akan start dari Pakansari, dan finish di lapangan Citalahab, Desa Malasari,” kata Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kabupaten Bogor, Tedi Kurniawan.

Sementara itu, nomor MTB akan mengambil titik awal di Kantor Kecamatan Nanggung dan finis di Lapangan Citalahab.

Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor mampu menggelar kompetisi olahraga dengan peserta dari berbagai daerah.

Arif mengingatkan para atlet agar tidak hanya mengejar kemenangan selama bertanding.

“Setiap kompetisi ada yang kalah dan menang, tapi yang utama, adalah menjaga sportivitas,” tegas pria yang akrab disapa Kang Atep ini.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga membawa konsep Sport and Tourism. Pelaksanaan lomba diharapkan ikut mengenalkan potensi wisata di Kabupaten Bogor, khususnya kawasan Malasari.

“Kami ini mengajak wisatawan melihat wilayah yang ada di Kabupaten Bogor, salah satunya Desa Malasari, yang tidak kalah indahnya dengan daerah lain, seepri kawasan Puncak,” ungkap Arif.

Ia berharap kegiatan tersebut turut memberikan dampak bagi warga sekitar, terutama dari sisi ekonomi.

“Pemkab Bogor menginginkan ada dampak yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat di daerah Malasari,” imbuh Arif Rochmawan.

Berita Terkait

Berikan Komentar