Aksi Curanmor Beraksi Siang Bolong di Rumpin, Wajah Diduga Dua Pelaku Terekam CCTV

Mediabogor.co, BOGOR – Dua orang lelaki menggunakan sepeda motor jenis Honda PCX berwarna putih diduga melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di jalan Panagan Desa Tamansari Kecamatan Rumpin, Rabu 29 April 2026.

Peristiwa terjadi sekitar jam 11.00 WIB dan kedua pelaku berhasil membawa sepeda motor jenis Scoopy warna merah dengan nomor polisi B 5671 BBK yang dikendarai oleh seorang anak inisial AM yang membonceng dua orang rekannya.

Cecep Supriadi, orangtua AM menjelaskan bahwa berdasarkan penuturan anak nya, kedua pria berboncengan memakai motor PCX dan mengaku disenggol. Lalu anak – anak itu disuruh berhenti dan dimarah – marahi oleh kedua orang pelaku tersebut.

“Karena takut, anak saya dan dua teman nya hanya bisa nangis. Lalu motor Scoopy dibawa oleh kedua pelaku,” ungkapnya.

Cecep menambahkan, pihaknya langsung datang ke lokasi dan melaporkan kejadian ini ke Bhabinkamtibmas Desa Sukamulya. Dari lokasi, ternyata ada video CCTV milik warga sekitar yang merekam kejadian itu.

“Iya ada CCTV, gambarnya jelas, ada anak saya boncengan bertiga sama kawannya, lalu di depannya ada motor Honda PCX warna putih yang dikendarai dua pelaku,” ujar Cecep yang juga menjabat Ketua RT 05 Kampung Leuwiranji Desa Sukamulya.

Adanya peristiwa ini juga dibenarkan oleh tokoh masyarakat di Kampung Panagan, yang menyebut ketiga anak tersebut tidak berteriak tapi hanya menangis dan diam di sebuah warung Kampung Temanggungan.

“Setelah ditanya warga, anak – anak itu baru cerita motornya dibawa dua orang pakai motor PCX. Ya warga tidak bisa berbuat apa – apa karena pelakunya sudah pergi jauh,” jelas Hudri Kadus 02 Panagan.

Sementara pasca menerima laporan dari orangtua korban, Bhabinkamtibmas Desa Sukamulya Aipda Asep Rohmat Mulyana langsung mendatangi tempat kejadian perkara guna melakukan pemeriksaan. Giat ini dilakukan bersama petugas lain dan mengikut sertakan keluarga korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP dan meminta keterangan saksi serta mengumpulkan keterangan lainnya. Kami imbau masyarakat selalu waspada terlebih saat akan memberikan kendaraan bermotor kepada anak – anak,” (Sir)

Berita Terkait

Berikan Komentar