1,5 Kilometer Jalan Kabupaten Penghubung Bogor – Tanggerang Selatan Rusak Parah

Mediabogor.co, BOGOR – Sebagai wilayah yang menjadi pintu gerbang masuk utama ke wilayah Kabupaten Bogor, Desa Rawakalong Kecamatan Gunungsindur memang menjadi titik pertama yang terlihat masyarakat luar.

Hasil pembangunan infrastruktur Kabupaten Bogor akan jelas terpantau di saat melintas daerah tersebut. Sayangnya, infrastruktur jalan utama di desa ini justru kondisinya rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki.

Kepala Desa Rawakalong, Wardi mengatakan merasa malu dengan warga luar daerah yang memasuki wilayah Desa Rawakalong dengan kondisi jalan utama kabupaten yang saat ini rusak parah dipenuhi lubang – lubang besar.

“Jalan Cendana merupakan akses utama an menjadi urat nadi penghubung bagi warga Kabupaten Bogor menuju Tanggerang. Tapi kondisinya rusak parah, saya malu,” ungkap Wardi Rabu 15 April 2026.

ia menjelaskan, dari total panjang jalan ini, sebenarnya hanya tinggal 1,5 kilometer yang belum dibangun dan mengalami kerusakan parah. Karena sebagian lain sudah dilakukan betonisasi pada tahun anggaran 2024/2025.

Wardi juga menegaskan pihak Pemdes dan tokoh masyarakat desa sudah berulangkali mengajukan usulan perbaikan baik melalui rapat musrenbang maupun melalui jalur lain.

Ditegaskan Kepala Desa, Jalan Cendana ini merupakan jalan kelas kabupaten dan secara kewenangan berada dibawah pengelolaan dari Dinas Pekerjaan Umum (PUPR).

“Kami berharap agar jalan utama ini segera dilakukan perbaikan secara total. Karena selain sebagai pintu gerbang utama masuk Kabupaten Bogor, juga mencegah potensi bahaya bagi para pengguna jalan,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan Kepala Desa Pengasinan Nurholis yang mengungkapkan bahwa ada 1,5 kilometer jalan kabupaten di desanya yang saat ini kondisi rusak parah.

“Ruas jalan kabupaten yang rusak itu adalah Jalan Betet – Vila Dago, jalur penghubung Pengasinan Gunungsindur dengan Puspitek Kota Tanggerang Selatan,” ungkapnya.

Sementara Suparman Nurjaman, salah satu tokoh muda di Gunungsindur berharap agar perbaikan jalan – jalan utama terlebih di titik wilayah perbatasan untuk diperhatikan lebih serius dan segera dilakukan Pemkab Bogor.

“Sudah seharusnya daerah perbatasan dapat perhatian lebih serius. Karena hal ini menjadi barometer pemerataan pembangunan di satu daerah termasuk Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Hingga berita ditayangkan, redaksi belum bisa mengkonfirmasi pihak Dinas PUPR Kabupaten Bogor terutama UPT Infrastruktur Jalan Jembatan wilayah Parung (Sir)

Berita Terkait

Berikan Komentar