Satgas Covid-19 Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap Selama 24 Jam

Mediabogor.co, BOGOR – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor menghapus penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang selama ini sudah diterapkan sejak Rabu (7/7). Kebijakan penyekatan ini akan diganti dengan penerapan program ganjil genapgenap akhir pekan.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebijakan penyekatan kepada sektor esensial dan kritikal tidak pas diterapkan di jalan. Untuk itu, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan kembali memberlakukan sistem ganjil genap pada akhir pekan selama perpanjangan PPKM Level 4 tersebut.

“Pengecekan kita kepada sektor esensial dan kritikal, hasil evaluasi kita tidak pas kalau (diterapkan) di jalan, menyebabkan kerumunan segala macam malah panjang, makanya kita mainnya ganjil genap. Intinya penindakan di hulu,” kata Kapolresta saat memberikan keterangan pers Forkopimda terkait PPKM level 4 di Balai Kota Bogor, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi PPKM Darurat yang dilakukannya pun, Kota Bogor diketahui menjadi wilayah perlintasan. Di mana, banyak masyarakat yang akan berbelanja kebutuhan sehari-hari ikut tersekat imbas penerapan kebijakan penyekatan ini. Karena saat ini sudah banyak bantuan yang turun ke masyarakat sehingga otomatis upaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam waktu dekat ini akan meningkat di sekitaran pusat kota.

Untuk itu, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan mulai memberlakukan program ganjil genap yang akan berlaku pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu (23/24/25/7/2021).

“Apabila cukup efektif untuk mengurangi mobilitas, maka kami akan lanjutkan ke hari kerja,”katanya.

Kapolresta menjelaskan, untuk pengawasan di sektor esensial dan kritikal serta non esensial dan kritikal imbas kebijakan penyekatan ini dihapus, pihaknya akan menyiapkan tim khusus yang memonitor di masing-masing kantor dan sebagainya, sehingga tidak menjadi perdebatan di jalanan.

“Jadi adanya ganjil genap ini, yang tadinya melarang kami ubah jadi mengatur, agar masyarakat bersabar dan bergantian untuk melakukan belanja kebutuhan sehari-hari termasuk obat-obatan dan sebagainya,”jelas Susatyo

Meski begitu pihaknya belum memutuskan kebijakan ganjil genap akan diterapkan dimana. Apakah dilakukan pada batas kota atau dalam kota.

“Intinya kami memiliki 3 pola. Apakah itu akan kami lakukan pada batas kota atau di dalam kota, tentunya itu situasional berdasarkan evaluasi kami. Ganjil genap akan diberlakukan selama 24 jam. Sehingga ada waktu hari ini dan besok untuk sosialisasi ke masyarakat,”

Ia menambahkan keputusan menerapkan sistem ganjil genap ini juga bagian dari upaya pihaknya untuk merespon masyarakat yang hendak berbelanja kebutuhan sehari-hari, sehingga harus diatur agar tidak menumpuk dalam satu hari hingga akhirnya penuh.

“Pasar sentra juga akan kami lakukan pengawasan agar berbelanja bergantian sehingga sejalan dengan PPKM level 4 yang sudah diumumkan Presiden Jokowi,”

Sementara ada 22 titik check point dan pos yang sudah ada sebelumnya yang nanti akan di jaga ketat oleh petugas. (Andi)

News Terpopuler

Wakil Rakyat

media bogor

media bogor

media bogor

Info PDAM