Pesta Miras di Taman Palupuh Berujung Keributan, Belasan Remaja Diamankan
Mediabogor.co, BOGOR – Belasan pemuda diamankan aparatur wilayah Kecamatan Bogor Utara, karena para remaja diduga melakukan pesta miras yang berujung keributan di Taman Palupuh, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Peristiwa ini terjadi pada pukul 08:00 WIB pagi tadi.
“Jadi awalnya saya dapat laporan dari warga saya, bahwa ada keributan antar remaja dalam keadaan mabuk miras,” kata Ketua RW 17, Hendra Kurniawan kepada wartawan, Kamis (17/2/2022).
“Pas saya cek dengan Ketua RT 03, benar saja ada ribut-ribut kurang lebih 15 orang, 4 orang perempuan dan sisanya laki-laki. Masih satu kelompok,” tambah dia.
Lebih lanjut, dia bersama warga lainnya mencoba melerai kejadian keributan itu, Akan tetapi, karena kalah jumlah, ia lebih memilih untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kelurahan, kecamatan dan kepolisian.
“Tadinya mau coba melerai, tapi warga juga takut karena lebih galak mereka. Akhirnya kita melaporkan ke Trantib Kecamatan,” katanya.
Sejumlah aparatur wilayah dari kelurahan, kecamatan hingga kepolisian datang ke lokasi kejadian dalam keadaan sepi, karena sebagian pemuda ini melarikan diri.
“Pas di lokasi (Taman Palupuh), para remaja ini sudah pada kabur. (Dapet info) sebagian dari mereka ada yang kabur ke rumah temannya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian (Taman Palupuh),” kata dia.
Untuk memastikan, ia bersama aparatur wilayah langsung mendatangi lokasi rumah yang berada di wilayah RW 18. Di lokasi inilah sebanyak 12 orang, terdiri dari sembilan orang laki-laki dan tiga perempuan pun berhasil diamankan.
“Dari hasil penggeledahan juga, petugas berhasil mengamankan satu botol miras jenis ciu di salah satu jok motor milik mereka. Mereka langsung dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah membenarkan adanya peristiwa keributan tersebut. Menurutnya, keributan ini masih dilakukan oleh kelompok yang sama.
“Benar. Cuma warga Bogor Utaranya hanya ada dua orang. Informasi yang kami dapat itu mereka kumpul-kumpul dan berantem. Masih satu kelompok, bukan dengan kelompok lain,” kata Riki.
Dugaan pesta miras, kata Riki kasusnya saat ini tengah dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian. Appakah dalam kejadian itu terjadi ribut-ribut yang berujung kekerasan atau tidak.
“Iya ada indikasi kesitu (pengaruh alkohol), tapi ini masih di BAP juga oleh Polsek. Mungkin nanti lengkapnya bisa dari pihak kepolisian,” tandasnya. (Andi)
Berikan Komentar